PHI Tekankan Inovasi dalam Investasi Sosial Perusahaan
Jum'at, 24 September 2021 - 19:38 WIB
loading...
A
A
A
Melalui Bulatih dihasilkan penghematan biaya pakan ternak melalui hasil budidaya larva lalat hitam (maggot). Selain itu, lingkungan juga menjadi lebih lestari melalui pengelolaan sampah organik.
Dony menegaskan, inovasi adalah kunci masa depan Pertamina. Tak hanya di aspek produksi, inovasi juga diimplementasikan di bidang lainnya, termasuk investasi sosial perusahaan melalui program pemberdayaan masyarakat. Dony mengatakan, fokus utama PHI dalam hal ini adalah kemanfaatan dari program yang terus bergulir.
Selain Bulatih, PHI juga mengunggulkan Program Petani 4.0 Lapangan PHM-BSP dan Program Tani Terpadu Sistem Inovasi Sosial Kelompok Setaria yang disingkat Tante Siska dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2021.
Dalam acara sharing session tersebut, Plt Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian LHK Sigit Reliantoro mengatakan, PROPER membagi kegiatan pemberdayaan masyarakat ke dalam empat tipologi yaitu program yang bersifat charity yang merupakan tingkatan terendah; menunjang pembangunan infrastruktur; peningkatan kapasitas masyarakat; dan yang tertinggi adalah pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian dan bermartabat.
"PROPER berhasil mendorong perusahaan peserta utk mengurangi proporsi program yang bersifat karitatif atau charity menjadi jenis program yang lain seperti peningkatan kapasitas, infrastruktur dan pemberdayaan," katanya.
Dony menegaskan, inovasi adalah kunci masa depan Pertamina. Tak hanya di aspek produksi, inovasi juga diimplementasikan di bidang lainnya, termasuk investasi sosial perusahaan melalui program pemberdayaan masyarakat. Dony mengatakan, fokus utama PHI dalam hal ini adalah kemanfaatan dari program yang terus bergulir.
Selain Bulatih, PHI juga mengunggulkan Program Petani 4.0 Lapangan PHM-BSP dan Program Tani Terpadu Sistem Inovasi Sosial Kelompok Setaria yang disingkat Tante Siska dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2021.
Dalam acara sharing session tersebut, Plt Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian LHK Sigit Reliantoro mengatakan, PROPER membagi kegiatan pemberdayaan masyarakat ke dalam empat tipologi yaitu program yang bersifat charity yang merupakan tingkatan terendah; menunjang pembangunan infrastruktur; peningkatan kapasitas masyarakat; dan yang tertinggi adalah pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian dan bermartabat.
"PROPER berhasil mendorong perusahaan peserta utk mengurangi proporsi program yang bersifat karitatif atau charity menjadi jenis program yang lain seperti peningkatan kapasitas, infrastruktur dan pemberdayaan," katanya.
Lihat Juga :