Merek Indonesia Mejeng di Times Square, Pengamat: Tidak Serta Merta Jadi Brand Global

Minggu, 26 September 2021 - 09:19 WIB
loading...
Merek Indonesia Mejeng...
pakar marketing Yuswohady. Foto/Instagram @yuswohady
A A A
JAKARTA - Beberapa waktu lalu viral di media sosial sejumlah merek lokal Indonesia nampang di videotron atau billboard Times Square, New York, Amerika Serikat (AS) . Strategi promosi iklan tersebut sempat menjadi perbincangan masyarakat di jagad maya Tanah Air.

Kendati ada nuansa nasionalisme dan kebanggaan akan produk lokal, menurut pakar marketing Yuswohady pada dasarnya hal tersebut sejatinya merupakan bentuk strategi pemasaran dalam rangka mengenalkan produk tersebut di pasar dalam negeri.

"Strateginya itu untuk (pasar) di dalam negeri. Kalau di dalam (negeri) kan ada media atau influencer yang memberitakan, bahkan mungkin ada yang viral. Artinya, ketika itu diberitakan oleh media, kan tren banget brand Indonesia ada di Times Square, berarti jangkauannya luar biasa di Indonesia," ungkap Managing Partner Inventure itu kepada MNC Portal Indonesia (MPI), dikutip Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Digoyang Kasus Evergrande, Bursa Saham AS Sepekan Meriang

Pria yang akrab disapa Siwo itu memandang bahwa metode melempar iklan di luar negeri untuk membentuk kesadaran konsumen atas produk di dalam negeri adalah salah satu bentuk strategi pemasaran.

"Jadi saya kira kalau dianalisis, sebenarnya itu cuma memasarkan dengan target market orang Indonesia, tetapi menggunakan kehebohan dan menciptakan news value dengan cara menempatkan iklannya di internasional," terangnya.

Siwo menjelaskan, strategi demikian dapat membentuk jangkauan yang besar dan membentuk citra produk sebagai 'brand global.' "Pertama, jangkauananya tinggi. Kalau dilihat hasilnya tinggi, maka se-Indonesia bisa tahu. Kedua, citra jadi tren global terbentuk, tapi hanya untuk orang Indonesia, bukan untuk market global," tukasnya.

Selanjutnya pihak pengiklan bakal mencari media atau influencer untuk membantu mempromosikan produk tersebut. "Marketing itu kalau yang ngomong itu yang masang iklan itu nggak powerful, tapi kalau yang ngomong itu orang lain yang nggak masang iklan, contohnya media/influencer, itu akan sangat jadi powerful," tuturnya.

Meskipun sudah pernah mejeng di papan iklan di luar negeri, sambung Siwo, belum tentu produk tersebut menjadi brand global. Argumen Siwo berangkat dari alasan bahwa untuk menjadi merek global, tidak semudah hanya dengan memasang iklan, meskipun di kawasan sekelas Times Square, Amerika Serikat. "Butuh upaya sistematis, harus ada kehadiran produknya di seluruh dunia, dan segala macam butuh waktu," tukasnya.

Baca juga: Pengguna Medsos Makin Banyak, UMKM Harus Paham Pemasaran Digital

Dia menyampaikan, orang yang melihat iklan di videotron tersebut secara langsung adalah mereka yang sedang berada atau melintas di Times Square. Maka, kata dia, jangkauannya relatif terbatas. "Tapi kemudian dari situ dia bisa bikin videonya lalu diviralkan di Indonesia atau dia sampaikan ke media atau influencer untuk menyebarkan," imbuhnya.

Siwo mencermati strategi tersebut bakal membentuk mindset konsumen di dalam negeri. "Kemudian kalangan konsumen Indonesia juga bakal melihat merek ini sudah going global, kan kalau sudah di Times Square pikirannya 'wah ini sudah going global' gitu. Padahal, tidak semudah itu untuk go internasional," tukasnya.

Sebelumnya, bertepatan momentum HUT Kemerdekaan ke-76 RI pada Selasa (17/8/2021) lalu, sebanyak 16 merek produk Indonesia muncul di videotron Times Square New York, AS. Gebrakan ini digawangi oleh salah satu perusahaan rintisan di Indonesia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pipa dan Fitting PVC...
Pipa dan Fitting PVC Vinilon Raih Sertifikasi Anti Jamur dari IAPMO Group Indonesia
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Memasuki Usia Satu Dekade,...
Memasuki Usia Satu Dekade, CPPETINDO Bidik Pasar Internasional
Raih Top Brand Award...
Raih Top Brand Award 2026, Centrepark Perkuat Posisi Pengelola Parkir Berbasis Teknologi
Arief Muhammad Kini...
Arief Muhammad Kini Jadi Boss FOOM, Siap Perkuat Positioning Brand
Layanan Merek Indonesia:...
Layanan Merek Indonesia: Durasi Tersingkat dengan Biaya Paling Terjangkau
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Brand Lokal Edness Siap...
Brand Lokal Edness Siap Gebrak Industri Fesyen Nasional
Acapcop Resmi Buka Offline...
Acapcop Resmi Buka Offline Store Pertama, Tas Kulit Lokal Berkelas Internasional
Rekomendasi
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved