Utang Jumbo Evergrande Bikin Investor Kakap hingga Kelas Teri Merugi

Minggu, 26 September 2021 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Ketika kabar mencuat bahwa Evergrande tidak yakin dapat memenuhi tenggat waktu pembayaran, pasar saham di seluruh dunia turun. Hal itu menunjukkan bagaimana masalah keuangan satu perusahaan yang sangat besar di China bisa berdampak sistemik hingga ke seluruh dunia.

Masalah utang perusahaan tidak hanya berdampak ke bank-bank besar dan investor. Kasus Evergrande juga mempengaruhi orang-orang biasa di seluruh China.

Baca juga: Investor Ketakutan, Evergrande China Lewati Batas Waktu Bayar Bunga Obligasi

Seorang pekerja bernama Li Hongjun di kota Suzhou khawatir bakal segera kehabisan makanan. Li bekerja di gedung milik Evergrande dan belum dibayar sejak Agustus lalu, sementara dia harus segera meminta bantuan pemerintah agar sekadar bisa membeli makanan.

Sementara itu Christina Xie yang bekerja di Shenzhen mengatakan, dia menginvestasikan semua tabungannya yang hampir USD60.000 ke dalam dana yang dijalankan oleh Evergrande.

Dana tersebut dikenal sebagai Wealth Management Products atau WMPs dan dia dijanjikan pembayaran kembali sekitar USD4.600 pada awal September yang nyatanya tak pernah datang.

Dia mengatakan, investasi tersebut seharusnya mendapat bunga 7,5 persen per tahun. Xie berencana menggunakan uang tersebut untuk bekal masa pensiun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
Berita Terkini
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved