Hebat! PMI Manufaktur Indonesia Kalahkan China, Menperin: Kita Rebound Cepat
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 17:45 WIB
loading...
Lonjakan index (PMI) manufaktur Indonesia pada September yang mencapai 52,2 menunjukkan industri dalam negeri tengah berekspansi dan pencapaian itu melampaui China. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan angka purchasing managers index (PMI) manufaktur Indonesia pada September mencapai 52,2 atau melonjak dari 43,7 pada bulan Agustus 2021. Angka ini menunjukkan industri dalam negeri tengah berekspansi dan pencapaian itu melampaui China .
Menteri Perindustrian ( Menperin ) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dirinya optimis bahwa industri akan kembali dalam jalur ekspansi saat terjadi pelonggaran atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.
“Pada bulan lalu saya sempat katakan bahwa meski ada penurunan PMI manufaktur di bulan Juli-Agustus, tapi saya yakin kita bisa rebound dengan cepat. Alhamdulillah, bulan September sudah kembali ekspansif,” ujar Menperin melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga: PPKM Lebih Longgar, PMI Manufaktur September Naik ke Posisi 52,2
Dengan kembali ekspansinya sektor manufaktur, Kemenperin meyakini bahwa target pertumbuhan industri sebesar 5 persen di 2022 dapat tercapai. Dengan demikian, ia bertekad terus mendukung sektor industri melalui iklim usaha yang kondusif.
Menteri Perindustrian ( Menperin ) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dirinya optimis bahwa industri akan kembali dalam jalur ekspansi saat terjadi pelonggaran atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.
“Pada bulan lalu saya sempat katakan bahwa meski ada penurunan PMI manufaktur di bulan Juli-Agustus, tapi saya yakin kita bisa rebound dengan cepat. Alhamdulillah, bulan September sudah kembali ekspansif,” ujar Menperin melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga: PPKM Lebih Longgar, PMI Manufaktur September Naik ke Posisi 52,2
Dengan kembali ekspansinya sektor manufaktur, Kemenperin meyakini bahwa target pertumbuhan industri sebesar 5 persen di 2022 dapat tercapai. Dengan demikian, ia bertekad terus mendukung sektor industri melalui iklim usaha yang kondusif.
Lihat Juga :