Punya Lahan Pertanian Luas, Jokowi Ingin Papua Mandiri Pangan
Senin, 04 Oktober 2021 - 13:24 WIB
loading...
Presiden Jokowi ikut menanam jagung di Sorong, Papua Barat. FOTO/Biro Pers Setpres.
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta lahan pertanian di Papua dioptimalkan guna mewujudkan kemandirian pangan. Mengigat Papua memiliki lahan pertanian yang sangat luas.
"Bahwa wilayah Indonesia Timur memiliki lahan pertanian yang sangat luas. Namun, lahan pertanian tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal," ujar Jokowi saat menanam jagung di Sorong, Papua Barat melalui pernyataan resminya. Senin (4/10/2021).
Baca Juga: Jokowi Ingin Vaksinasi di Papua Barat Dipercepat
Menurut dia untuk meningkatkan kapasitas produksi sistem tanam perlu diubah dari satu kali setahun menjadi dua kali setahun atau tiga kali agar kebutuhan pangan di Papua bisa dicukupi dari hasil pertanian sendiri.
Jokowi yakin Provinsi Papua Barat memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai daerah produsen utama komoditas pertanian di Indonesia Timur.
"Di sini terdapat 11.000 hektare tanaman jagung di seluruh provinsi, serta 7 juta hektar untuk tanaman pangan dan hortikultura, sehingga ini lahan yang sangat luas. Tetapi memang termanfaatkan maksimal hanya 33 persen,” tuturnya.
Presiden pun meminta Kementerian Pertanian dan pemerintah provinsi setempat untuk dapat memaksimalkan potensi lahan pertanian dan meningkatkan kapasitas produksinya.
"Bahwa wilayah Indonesia Timur memiliki lahan pertanian yang sangat luas. Namun, lahan pertanian tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal," ujar Jokowi saat menanam jagung di Sorong, Papua Barat melalui pernyataan resminya. Senin (4/10/2021).
Baca Juga: Jokowi Ingin Vaksinasi di Papua Barat Dipercepat
Menurut dia untuk meningkatkan kapasitas produksi sistem tanam perlu diubah dari satu kali setahun menjadi dua kali setahun atau tiga kali agar kebutuhan pangan di Papua bisa dicukupi dari hasil pertanian sendiri.
Jokowi yakin Provinsi Papua Barat memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai daerah produsen utama komoditas pertanian di Indonesia Timur.
"Di sini terdapat 11.000 hektare tanaman jagung di seluruh provinsi, serta 7 juta hektar untuk tanaman pangan dan hortikultura, sehingga ini lahan yang sangat luas. Tetapi memang termanfaatkan maksimal hanya 33 persen,” tuturnya.
Presiden pun meminta Kementerian Pertanian dan pemerintah provinsi setempat untuk dapat memaksimalkan potensi lahan pertanian dan meningkatkan kapasitas produksinya.
Lihat Juga :