Kunci Pemulihan Ekonomi, Kebangkitan UMKM Perempuan Jadi Perhatian
Rabu, 06 Oktober 2021 - 04:26 WIB
loading...
A
A
A
SAPA Untuk Indonesia ditutup dengan webinar yang berlangsung pada tanggal 5-6 Oktober 2021 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari mulai pembuat kebijakan, pemimpin bisnis lokal hingga pelaku UMKM untuk membahas tantangan dan kesempatan yang ada di Indonesia untuk mengembangkan UMKM secara lebih lanjut, khususnya untuk memberdayakan pelaku UMKM perempuan.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang hadir secara virtual untuk membuka webinar SAPA Untuk Indonesia menyebutkan peran Pemerintah mendukung UMKM serta peranan perempuan dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN).
“Pemerintah memberikan alokasi anggaran senilai Rp 95,13 triliun yang dimanfaatkan antara lain untuk subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), perluasan kredit modal kerja, restrukturisasi dan penjaminan kredit UMKM, Banpres Produktif Usaha Mikro, dan fasilitas lainnya” ujar Menko Airlangga dalam sambutannya, Selasa (5/10/2021).
Menurut Menko Airlangga, UMKM menyerap Rp 32,72 triliun, lebih dari separuh dari realisasi program PEN senilai RP 61,62 triliun. Khususnya, pada kategori KUR super mikro di mana lebih dari 90 persen penerima manfaatnya adalah perempuan.
“Kita perlu melakukan kolaborasi antar stakeholder dan membekali UMKM dengan akses pasar, akses finansial, dan akses teknologi dengan pemberdayaan maupun pendidikan. Semoga kita bisa mendorong semangat UMKM perempuan untuk bangkit, maju bersama, menjadi UMKM yang tangguh dan dapat naik kelas,” Menko Airlangga menambahkan.
Sementara, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki menyatakan, bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kinerja para pengusaha berskala mikro, kecil, dan menengah, salah satunya melalui upaya digitalisasi.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang hadir secara virtual untuk membuka webinar SAPA Untuk Indonesia menyebutkan peran Pemerintah mendukung UMKM serta peranan perempuan dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN).
“Pemerintah memberikan alokasi anggaran senilai Rp 95,13 triliun yang dimanfaatkan antara lain untuk subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), perluasan kredit modal kerja, restrukturisasi dan penjaminan kredit UMKM, Banpres Produktif Usaha Mikro, dan fasilitas lainnya” ujar Menko Airlangga dalam sambutannya, Selasa (5/10/2021).
Menurut Menko Airlangga, UMKM menyerap Rp 32,72 triliun, lebih dari separuh dari realisasi program PEN senilai RP 61,62 triliun. Khususnya, pada kategori KUR super mikro di mana lebih dari 90 persen penerima manfaatnya adalah perempuan.
“Kita perlu melakukan kolaborasi antar stakeholder dan membekali UMKM dengan akses pasar, akses finansial, dan akses teknologi dengan pemberdayaan maupun pendidikan. Semoga kita bisa mendorong semangat UMKM perempuan untuk bangkit, maju bersama, menjadi UMKM yang tangguh dan dapat naik kelas,” Menko Airlangga menambahkan.
Sementara, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki menyatakan, bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kinerja para pengusaha berskala mikro, kecil, dan menengah, salah satunya melalui upaya digitalisasi.
Lihat Juga :