Batavia Sekuritas Tinggalkan Gelanggang Bursa Saham

Kamis, 07 Oktober 2021 - 21:50 WIB
loading...
Batavia Sekuritas Tinggalkan...
Bursa saham kembali kehilangan satu perusahaan sekuritas. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Batavia Prosperindo Sekuritas mengumumkan penutupan layanan jasa transaksi perdagangan efek kepada publik. Melalui suratnya kepada Bursa Efek Indonesia ( BEI ), manajemen Batavia memutuskan untuk mengembalikan surat persetujuan anggota bursa (SPAB) yang memiliki nomor SPAB-220/JATS/BEI.ANG/08-2020.

Broker saham berkode BZ ini meminta nasabahnya untuk memindahkan akun beserta dana efek paling lambat 15 Oktober 2021 ke broker lain sesuai keinginan nasabah.

Baca juga: IPO, Produsen Boba Ini Siap Lepas 140 Juta Saham pada 1 November

"Dengan rencana penyerahan SPAB secara sukarela tersebut, maka nantinya perseroan tidak dapat lagi memberikan layanan jasa transaksi perdagangan efek," kata manajemen dalam pengumuman, dikutip Kamis (7/10/2021).

Di tengah banyak bisnis jasa transaksi perdagangan efek di Indonesia, Batavia Sekuritas menjadi satu dari sekian broker yang tutup menyusul Merrill Lynch Sekuritas, Nomura Sekuritas, Kresna Sekuritas, dan sebagainya.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo menegaskan bahwa mundurnya BZ dari dunia bisnis broker disebabkan karena perseroan akan lebih fokus terhadap bisnis aset manajemennya.

"Batavia Group akan lebih fokus ke bisnis asset management, sehingga mereka perlu untuk mengembalikan bisnis perdagangan saham," kata Laksono.

Baca juga: Kisah Sufi Ibrahim Bin Adham: Ketika Iblis Mendatangi dan Mengejeknya

Dirinya optimistis pasar modal Indonesia masih prospektif ke depannya, kendati beberapa broker memilih menyerah menutup bisnis pialangnya.

"Tentu masih sangat prospektif mengingat jumlah rekening efek yang masih rendah dibandingkan dengan jumlah penduduk," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved