Serap Ribuan Pekerja, Jokowi Dorong Green Economy Lewat Mangrove
Selasa, 12 Oktober 2021 - 23:09 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebut ekosistem mangrove memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai ekowisata, lahan budidaya ikan, kepiting, udang melalui pola silvofishery, pengolahan produk mangrove non-kayu, serta wisata alam juga memperkuat pengembangan kawasan industri yang hijau. Sejak tahun 2020, pemerintah telah menjadikan program rehabilitasi mangrove menjadi salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
PEN melalui penanaman mangrove telah menyerap ratusan ribu pekerja (HOK) melalui penanaman bibit mangrove di ratusan ribu hektar areal pesisir yang terdegradasi. Melalui magrove, diharapkan menjadi salah satu penyokong dalam pelaksanaan green economy.
Baca Juga: Jokowi dan Iriana Jalan Kaki 500 Meter Susuri Hutan Mangrove Bali
Dia menyebut eksisting magrove di Indonesia saat ini seluas 3,36 juta hektare. Adapun luasan magrove tersebut terdiri dari magrove lebat dengan tutupan di atas 70% seluas 3,1 juta hektare. Kemudian magrove sedang dengan tutupan 30%-70% seluas 167.000 hektare, magrove jarang 42.779 hektare.
Sementara itu, potensi habibat mangrove yang sudah diubah kurang lebih ada seluas 700.575 hektare. Terdiri dari daerah yang telah terabrasi seluas 3.235 hektare, mangrove lahan terbuka 46.569 hektare, mangrove yang terabrasi sekitar 7.341 hektare dan menjadi tambak sekitar 593.000 hektare, serta tanah timpur sekitar 50.000 hektare.
PEN melalui penanaman mangrove telah menyerap ratusan ribu pekerja (HOK) melalui penanaman bibit mangrove di ratusan ribu hektar areal pesisir yang terdegradasi. Melalui magrove, diharapkan menjadi salah satu penyokong dalam pelaksanaan green economy.
Baca Juga: Jokowi dan Iriana Jalan Kaki 500 Meter Susuri Hutan Mangrove Bali
Dia menyebut eksisting magrove di Indonesia saat ini seluas 3,36 juta hektare. Adapun luasan magrove tersebut terdiri dari magrove lebat dengan tutupan di atas 70% seluas 3,1 juta hektare. Kemudian magrove sedang dengan tutupan 30%-70% seluas 167.000 hektare, magrove jarang 42.779 hektare.
Sementara itu, potensi habibat mangrove yang sudah diubah kurang lebih ada seluas 700.575 hektare. Terdiri dari daerah yang telah terabrasi seluas 3.235 hektare, mangrove lahan terbuka 46.569 hektare, mangrove yang terabrasi sekitar 7.341 hektare dan menjadi tambak sekitar 593.000 hektare, serta tanah timpur sekitar 50.000 hektare.
(nng)
Lihat Juga :