Masuki Rantai Pasok Global, Jokowi Minta Erick Thohir Carikan Mitra Pelindo
Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Di dalam negeri, Jokowi meyakini, merger Pelindo akan menekan biaya logistik. Diakui, biaya logistik di Indonesia masih tinggi mencapai 23% jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang berada di kisaran 12%.
Keyakinan itu didasari atas penilaian bila Pelindo Group menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia untuk menyeimbangkan pasar di sektor kelautan. Khususnya, menekan tingginya biaya logistik.
"Kita tahu biaya logistik negara kita dibanding negara tetangga kita masih jauh, tertinggal kita ini. Mereka biaya logistiknya hanya 12% kurang lebih, kita masih 23%. Artinya ada yang tidak efisien di negara kita," ungkap Presiden.
Kementerian BUMN sebagai pemegang saham menargetkan terminal peti kemas milik Pelindo Group masuk dalam 8 terminal terbesar di dunia.
Baca Juga: Varan, Kapal Induk Generasi Terbaru Rusia yang Mampu Menampung 50 Pesawat
Keyakinan itu didasari atas penilaian bila Pelindo Group menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia untuk menyeimbangkan pasar di sektor kelautan. Khususnya, menekan tingginya biaya logistik.
"Kita tahu biaya logistik negara kita dibanding negara tetangga kita masih jauh, tertinggal kita ini. Mereka biaya logistiknya hanya 12% kurang lebih, kita masih 23%. Artinya ada yang tidak efisien di negara kita," ungkap Presiden.
Kementerian BUMN sebagai pemegang saham menargetkan terminal peti kemas milik Pelindo Group masuk dalam 8 terminal terbesar di dunia.
Baca Juga: Varan, Kapal Induk Generasi Terbaru Rusia yang Mampu Menampung 50 Pesawat
Lihat Juga :