Sempat Mati Suri, Perajin Tenun Semangat Sambut Superbike Mandalika
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 11:01 WIB
loading...
Perajin tenun Sasak di Desa Sade, Lombok Tengah, NTB berharap event Superbike yang akan berlangsung di Mandalika akan dapat menggeliatkan kembali usaha mereka yang mati suri karena pandemi. Foto/Dok
A
A
A
LOMBOK TENGAH - Perajin tenun Sasak di Desa Sade, Lombok Tengah, NTB berharap event Superbike yang akan berlangsung di Mandalika akan dapat menggeliatkan kembali usaha mereka yang mati suri karena pandemi. Mereka juga semringah saat dikunjungi Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sudah hampir dua tahun sejak pandemi terjadi, usaha tenun milik Ina Ari (49) sepi pembeli. Perajin tenun Desa Sasak Sade ini sangat merasakan dampak pandemi. Hal itu Ina sampaikan langsung kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat Menko berkunjung, Kamis (14/10).
"Seneng, bahagia karena beliau bisa berkunjung ke dusun kami. Sebelum pandemi sih rame pak, tapi setelah pandemi sepi ini pak. Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan Pak Airlangga dan event Superbike ini usaha kami bisa menggeliat lagi," ungkap Ina.
Baca Juga: Airlangga Beberkan Kesiapan KEK Mandalika Sambut Event Megah World Superbike
Perajin tenun yang sudah menjalankan usahanya selama 10 tahun ini mengatakan selama pandemi penghasilannya turun drastis. Dari yang biasanya mencapai Rp1 juta perhari, selama pandemi pernah dalam sebulan tidak ada pemasukan sama sekali.
"Kalau sekarang kan hampir dua tahun corona masuk, nggak ada pemasukan sama sekali. Kami yang hidup di pariwisata ini benar-benar mati suri," ujarnya.
Terkait adanya jadwal perhelatan event Superbike yang sebentar lagi akan digelar di Mandalika, ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena menurutnya akan menjadi titik balik usahanya untuk bangkit kembali.
Sudah hampir dua tahun sejak pandemi terjadi, usaha tenun milik Ina Ari (49) sepi pembeli. Perajin tenun Desa Sasak Sade ini sangat merasakan dampak pandemi. Hal itu Ina sampaikan langsung kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat Menko berkunjung, Kamis (14/10).
"Seneng, bahagia karena beliau bisa berkunjung ke dusun kami. Sebelum pandemi sih rame pak, tapi setelah pandemi sepi ini pak. Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan Pak Airlangga dan event Superbike ini usaha kami bisa menggeliat lagi," ungkap Ina.
Baca Juga: Airlangga Beberkan Kesiapan KEK Mandalika Sambut Event Megah World Superbike
Perajin tenun yang sudah menjalankan usahanya selama 10 tahun ini mengatakan selama pandemi penghasilannya turun drastis. Dari yang biasanya mencapai Rp1 juta perhari, selama pandemi pernah dalam sebulan tidak ada pemasukan sama sekali.
"Kalau sekarang kan hampir dua tahun corona masuk, nggak ada pemasukan sama sekali. Kami yang hidup di pariwisata ini benar-benar mati suri," ujarnya.
Terkait adanya jadwal perhelatan event Superbike yang sebentar lagi akan digelar di Mandalika, ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena menurutnya akan menjadi titik balik usahanya untuk bangkit kembali.
Lihat Juga :