Rogoh Rp413 Juta, Raja Batu Bara Low Tuck Kwong Borong Lagi Saham BYAN

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:56 WIB
loading...
Rogoh Rp413 Juta, Raja...
Ilustrasi batu bara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Konglomerat yang juga masuk deretan orang paling tajir di Indonesia, Dato Low Tuck Kwong terus meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Bayan Resources Tbk. Sebagai informasi, Low Tuck Kwong merupakan pendiri sekaligus pemegang saham pengendali di emiten berkode saham BYAN tersebut.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) , Jumat (15/10/2021), pria yang dijuluki Raja Batu Bara itu melakukan pembelian 235.900 saham dengan harga saham rata-rata Rp28.706,26. Transaksi dilakukan pada 8-14 Oktober 2021 dengan tujuan untuk investasi dan dengan status kepemilikan langsung. Adapun nilai transaksi Rp413 juta.

Baca juga: Finish di Zona Hijau, IHSG Tutup Akhir Pekan di Level 6.633

Dengan tambahan tersebut, saham yang dimiliki taipan asal Singapura itu menjadi sebanyak 1.838.398.330 saham dari sebelumnya 1.838.162.430 saham atau dengan kepemilikan sebanyak 55,15% dari total saham BYAN.

Sebelumnya, Low Tuck Kwong juga membeli sebanyak 27.500 saham dengan harga saham rata-rata Rp15.014,91. Transaksi dilakukan pada 13-17 September 2021 dengan tujuan untuk investasi dan dengan status kepemilikan langsung, dengan nilai transaksi Rp412,91 juta.

Baca juga: IATA Masuk Bisnis Energi, Rencanakan Akuisisi Perusahaan Tambang Batu Bara

Sebagai catatan, pada hari ini saham BYAN ditutup di zona merah, turun 50 poin atau 0,18% ke Rp28.400 per saham. Adapun, sahamnya hari ini bergerak di kisaran 28.350 – 28.575.

Sementara itu, manajemen BYAN menargetkan produksi batu bara hingga 50 juta ton per tahun mulai 2022 seiring dengan selesainya proyek jalan angkutan (haul road) dan fasilitas pemuatan tongkang (barge loading) pada 2022.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved