RDMP Balikpapan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Timur

Kamis, 04 Juni 2020 - 09:58 WIB
loading...
RDMP Balikpapan Tingkatkan...
Proyek pembangunan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dinilai sebagai cara pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat kawasan timur Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melihat bahwa proyek strategis nasional yaitu proyek pembangunan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan adalah cara pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat kawasan timur Indonesia. Tidak hanya itu proyek RDMP ini juga salah satu cara pemerintah untuk menjaga ketahanan energi nasional khususnya di Wilayah Indonesia bagian Timur.

"Kalau dilihat dari aspek sosialnya tentu proyek ini menjadi salah satu point untuk mensejahterekan masyarakat kawasan timur Indonesia. Selain untuk penyetaraan harga BBM. Lapangan kerja juga terbuka, sehingga ekonomi warga bisa meningkat," kata Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama dalam keterangan persnya.

Haris pun memuji langkah Pertamina yang terus fokus dalam proyek ini meski Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19. Terlihat dari data yang disampaikan oleh Humas nya bahwa proyek ini berjalan on the track. "Infonya sesuai target dengan progres telah mencapai 16,32%. Tentu ini harus diapresiasi, apalagi di tengah wabah corona ini," ujarnya.

Dengan peningkatan kapasitas sebesar 100.000 BOPD dari 260.000 menjadi 360.000 BOPD, terang Haris bahwa setidaknya ke depan dapat memenuhi kebutuhan BBM di kawasan Kalimantan dan sekitarnya. KNPI mendukung penuh apapun yang dilakukan oleh pemerintah dalam proyek RDMP ini karena dampaknya sangat luar biasa dan mempunyai nilai positif dari sektor manapun.

"Tentu positif juga bagi pemerintah daerah dengan adanya proyek ini. Tentu kami dari KNPI siap mengawal dan mendukung proyek ini," tandas Haris.

Sebelumnya, Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, progress RDMP Balikpapan saat ini masih on the track, meskipun dalam pelaksanaan pengerjaannya harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Megaproyek RDMP dan GRR merupakan proyek strategis nasional yang telah ditetapkan untuk terus dijalankan di tengah pandemi COVID-19 serta fluktuasi harga minyak mentah dan kurs rupiah terhadap dollar. Proyek ini penting untuk memastikan ketahanan dan kemandirian energi nasional dapat segera terwujud," ujar Fajriyah.

Dia menuturkan progress RDMP Balikpapan per 17 Mei 2020 meliputi empat pekerjaan yakni engineering (6,05%), Procurement (5,85%), Construction (4,38%) dan Commissioning (0,03%) sehingga secara keseluruhan mencapai 16,32%.

Proyek RDMP dan GRR secara keseluruhan, tambah Fajriyah, saat ini mempekerjakan sekitar 5.000 tenaga kerja di mana mayoritas di RDMP Balikpapan. Pada umumnya pekerja di RDMP Balikpapan berasal dari pekerja lokal, sehingga pihaknya harus terus menjaga keberlangsungan proyek ini agar ekonomi masyarakat di wilayah operasi bisa terus tumbuh dan bergerak maju.

Menurut Fajriyah, RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari serta meningkatkan kualitas produk BBM dari setara Euro II menjadi setara Euro V. Proyek RDMP Balikpapan juga disinergikan dengan pembangunan New Crude Lawe-Lawe Tankage Facility dengan kapasitas penyimpanan sebesar 2 juta barel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Bangun Kilang dan Storage,...
Bangun Kilang dan Storage, Bahlil Ungkap Skema Investasi dengan Rusia
Setop Impor Solar, RDMP...
Setop Impor Solar, RDMP Kilang Balikpapan Diresmikan Bulan Ini
RDMP Kilang Balikpapan...
RDMP Kilang Balikpapan Harus Didukung untuk Mengurangi Impor BBM
KPI Dorong Inovasi dan...
KPI Dorong Inovasi dan Kembangkan Bisnis Low Carbon
Kilang LPG Cilamaya...
Kilang LPG Cilamaya Siap Beroperasi, Perkuat Program Substitusi Impor dan Ketahanan Energi
Kebakaran di Kilang...
Kebakaran di Kilang Dumai Berhasil Diatasi, Tidak Ada Korban
Kilang Pertamina di...
Kilang Pertamina di Dumai Meledak dan Terbakar
Ketua DPD RI Minta Kebakaran...
Ketua DPD RI Minta Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap Diinvestigasi
Rekomendasi
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved