Didukung Pemerintah, Tahun Depan Sektor Properti Akan Tetap Tumbuh

Rabu, 27 Oktober 2021 - 22:17 WIB
loading...
Didukung Pemerintah,...
Sektor properti bisa menjadi penggerak ekonomi pasca-pandemi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tahun depan Kementerian PUPR menargetkan pembiayaan perumahan rakyat melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan ( FLPP ) sebesar Rp23 triliun untuk sebanyak 200 ribu unit. Kementrian PUPR memberi tugas khusus kepada Perum Perumnas untuk mempercepat penyediaan perumahan layak huni dengan harga terjangkau.

Herry Trisaputra Zuna, Direktur Jendral Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR, mengatakan pemerintah menargetkan peningkatan keluarga dengan rumah layak huni sebesar 70% dari semula hanya 56% atau equivalen dengan 11 juta keluarga, dalam Program Sejuta Rumah, yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015.

Pada periode 2015-2019 pemerintah telah berhasil membangun 41,7 juta unit dan tahun 2020 sebanyak 960 ribu unit. Sementara pencapaian hingga September 2021 sebanyak 763 ribu unit.

Baca juga: KemenPUPR Perbaiki Jembatan Rambun yang Berusia 44 Tahun

"Jumlah ini mengalami sedikit penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Herry di acara Webinar Banking dan Property Outlook 2022: “Lokomotif Pemulihan Ekonomi Pascapandemi”, Rabu (27/10/2021).

Program Sejuta Rumah yang digencarkan oleh pemerintah, tentunya sangat mendorong perkembangan industri properti Tanah Air. Tahun depan, Kementerian PUPR telah mengalokasikan dana sebesar Rp33,2 triliun untuk mendukung penyediaan perumahan di Indonesia. Dengan demikian, akan ada sinergi bisnis dan dampak berantai buat sektor properti.

Makanya, Ketua Umum Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan, industri properti diprediksi akan tetap tumbuh pada tahun 2022. Keyakinan itu didorong oleh sentimen positif, seperti suksesnya program vaksinasi Covid-19 yang akan memicu pertumbuhan ekonomi pada tahun mendatang.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa kombinasi insentif pemerintah yang diterapkan untuk memerangi dampak negatif Covid-19 terhadap perekonomian. Antara lain, UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 yang telah mulai berlaku, yang akan memangkas birokrasi perizinan, sehingga menciptakan lingkungan yang ramah bisnis.

Ditambah lagi, kebijakan restrukturisasi utang sebagai countercyclical policy oleh Otoritas Jasa Keuangan yang membantu pelaku usaha menghadapi masalah keuangan akibat pandemi. Penurunan suku bunga acuan (BI rate) ke rekor terendah, dan penerapan relaksasi PPN untuk properti apabila diperpanjang pada tahun 2022.

“Terbukti dari angka penjualan yang meningkat, kebijakan pemerintah di atas terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan & minat beli masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Ketua Umum Asosiasi Roll Former Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma, mengungkapkan pihaknya telah melakukan langkah strategis dalam meningkatkan peranan baja ringan di sektor properti. Antara lain peningkatan utilitas produksi seluruh Indonesia, pemberlakuan SNI wajib profil baja ringan SNI 8399-2017, persyaratan TKDN, dan tata kelola impor oleh pemerintah.

“Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing industri baja ringan, yang pada akhirnya akan mendorong upaya pemulihan properti dan ekonomi nasional,” ujarnya.

Baca juga: 7 Sungai Paling Berbahaya di Dunia, Ada yang Dihuni Monster Menakutkan

Senior Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar mengungkapkan, industri perbankan temasuk BTN yang memang fokus pada sektor perumahan memberikan dukungan penuh pada pemerintah dalam pemulihan sektor properti semasa pandemi Covid-19.

Menurutnya, sektor perumahan tetap tumbuh positif di tengah pandemi. Pada ekosistem perumahan, Bank BTN memiliki peran strategis sebagai enabler yang memberikan pembiayaan sisi supply melalui kredit konstruksi kepada developer maupun sisi demand dengan memberikan KPR kepada masyarakat.

“BTN memberikan dukungan kredit dalam rangka percepatan pembangunan perumahan maupun kepemilikan lahan. Jadi kita support developer dari sisi pembiayaan agar kendala-kendala dalam pembangunan perumahan dapat teratasi,” jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Otomatis, Ini yang Perlu Wajib Pajak Tahu
Pemprov Jakarta Pertahankan...
Pemprov Jakarta Pertahankan Insentif Pajak dan Bebas Ganjil Genap bagi Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved