Raksasa Telekomunikasi China Dipaksa Hentikan Layanan di Amerika Serikat

Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:27 WIB
loading...
A A A
Komisi Komunikasi Federal (FCC) pernah memperingatkan akan menutup China Telecom Americas pada April 2020. Dimana mereka mengklaim perusahaan "tunduk pada eksploitasi, pengaruh, dan berada dalam kendali pemerintah China".

Baca Juga: Perusahaan China Makin Banyak Masuk Daftar Hitam AS

Dikatakan bahwa perusahaan "sangat mungkin dipaksa untuk mematuhi permintaan pemerintah China tanpa ... pengawasan yudisial yang independen". China Telecom, menjadi perusahaan telekomunikasi China terbaru yang menjadi sasaran para pejabat AS karena masalah keamanan nasional.

Tahun lalu, FCC menuding Huawei dan ZTE sebagai ancaman terhadap jaringan komunikasi - sehingga perusahaan AS semakin sulit untuk membeli peralatan dari mereka. FCC mencabut lisensi China Mobile AS pada tahun 2019, dan sedang dalam proses melakukannya untuk dua perusahaan lain yang didukung negara - China Unicom Americas dan Pacific Networks.

Dalam semua kasus, para pejabat AS mengutip risiko bahwa pemerintah China dapat menggunakan perusahaan untuk memata-matai Amerika atau membahayakan kepentingan nasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Berita Terkini
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved