Dorong Pengembangan UMKM, Jamkrindo Bukukan Penjaminan PEN Rp21,47 Triliun
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Divisi Manajemen Risiko dan PUKM PT Jamkrindo Ceriandri Widuri mengatakan, terdapat beberapa rangkaian acara yang telah dilakukan sebelum puncak acara, yakni pelatihan optimalisasi sosial media bagi UMKM, pelatihan, kelas bisnis UMKM, dan pendampingan pembuatan nomor induk berusaha (NIB).
"Puncak acara ini dilakukan tepat pada Hari Sumpah Pemuda dan dilakukan sebagai bagian dari kegiatan bulan inklusi keuangan yang jatuh pada Oktober. Kami sangat berterima kasih atas antusias yang diberikan terhadap acara hingga berhasil menjaring 1.500 UMKM hadir secara virtual," ucapnya.
Baca Juga: Jamkrindo Konsisten Dukung Kemajuan Kerajinan Perak Yogyakarta
Berkaca pengalamannya dalam mengembangkan UMKM, Sulis menyebut ada tiga hal penting dalam pembinaan UMKM, yaitu komitmen, kapasitas, dan konsistensi atau K3. Adapun konsep K3 mirip dengan konstruksi sebuah rumah, komitmen merupakan fondasi, sementara kapasitas merupakan tiang dan tembok.
"Untuk mengoptimalkan peran UMKM dalam perekonomian nasional diperlukan kolaborasi, yang di dalamnya terdapat komitmen seluruh pihak sebagai fondasi, peningkatan kapasitas untuk melakukan akselerasi, dan tak kalah penting yakni konsistensi. Tanpa konsistensi, hampir pasti semua perencanaan dan strategi implementasi akan gagal," kata dia.
"Puncak acara ini dilakukan tepat pada Hari Sumpah Pemuda dan dilakukan sebagai bagian dari kegiatan bulan inklusi keuangan yang jatuh pada Oktober. Kami sangat berterima kasih atas antusias yang diberikan terhadap acara hingga berhasil menjaring 1.500 UMKM hadir secara virtual," ucapnya.
Baca Juga: Jamkrindo Konsisten Dukung Kemajuan Kerajinan Perak Yogyakarta
Berkaca pengalamannya dalam mengembangkan UMKM, Sulis menyebut ada tiga hal penting dalam pembinaan UMKM, yaitu komitmen, kapasitas, dan konsistensi atau K3. Adapun konsep K3 mirip dengan konstruksi sebuah rumah, komitmen merupakan fondasi, sementara kapasitas merupakan tiang dan tembok.
"Untuk mengoptimalkan peran UMKM dalam perekonomian nasional diperlukan kolaborasi, yang di dalamnya terdapat komitmen seluruh pihak sebagai fondasi, peningkatan kapasitas untuk melakukan akselerasi, dan tak kalah penting yakni konsistensi. Tanpa konsistensi, hampir pasti semua perencanaan dan strategi implementasi akan gagal," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :