Presidensi G20, Indonesia Dinilai Mampu Jadi Jembatan Pemulihan Ekonomi Global

Selasa, 02 November 2021 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Pemulihan ekonomi dunia yang terdampak pandemi Covid-19 menjadi salah satu fokus utama Indonesia dalam kepemimpinan di G20 mendatang melalui tema besar 'Recover Together, Recover Stronger'. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanfaatkan kesempatannya memimpin negara-negara kelompok G20 untuk mengutamakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, ramah lingkungan, berkelanjutan dan berkeadilan.

"Upaya tersebut harus dilakukan melalui kolaborasi antar negara secara lebih kokoh, partisipatif dan inovatif. G20 harus menjadi motor pengembangan ekosistem dan kepemimpinan Indonesia mampu mengkoneksi kebutuhan kolaborasi tersebut. Hal ini yang harus terus kita perdalam pada pertemuan-pertemuan ke depan," ujar Presiden Joko Widodo usai menerima presidensi G20 pada tahun 2022.

Tongkat estafet Presidensi G20 diserahkan secara resmi oleh PM Italia Mario Draghi kepada Presiden Joko Widodo dalam sesi penutupan KTT G20 di La Nuvola, Roma, pada Minggu (31/10). Momentum ini merupakan kali pertama Indonesia menjadi Presidensi G20 sejak forum ini dibentuk pada 1999 yang lalu.

Dukungan pada Indonesia

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT G20 di Roma menyampaikan bahwa para pemimpin negara memberikan dukungannya kepada Indonesia dalam Presidensi Group of Twenty (G20) tahun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Global Bergejolak,...
Ekonomi Global Bergejolak, Stabilitas Pangan dan MBG Harus Dijaga
Rekomendasi
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
Menakar Peluang Timur...
Menakar Peluang Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved