Pimpin G20 Tahun 2022, Ini Tugas-tugas Menantang Buat Indonesia

Rabu, 03 November 2021 - 11:36 WIB
loading...
Pimpin G20 Tahun 2022,...
Indonesia secara resmi telah menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Italia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indonesia secara resmi telah menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Italia. Selama memegang Presidensi 2022, Indonesia akan berperan dalam menentukan keputusan global sebagai solusi nyata atas permasalahan dunia.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan, kerja Indonesia menghadapi tantangan seperti pandemi Covid-19 akan menjadi perhatian di mata dunia, salah satunya adalah kemampuan untuk mendorong topik kesetaraan akses vaksin bagi negara-negara berkembang.

“Dalam konteks Indonesia menjadi Presidensi 2022, banyak agenda-agenda yang memang akan kita bisa dorong untuk menunjukkan kepentingan negara berkembang dan Indonesia termasuk di dalamnya. Bagaimana negara-negara G20 menggalang kekuatan bersama, pengertian yang sama untuk kita bersama-sama menyelesaikan pandemi, memastikan distribusi vaksin juga terjaga, bukan hanya untuk negara maju, tetapi juga untuk negara berkembang, termasuk negara miskin,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Jokowi Jadi Ketua Presidensi G20, Hastag #KTTG20 Menggema di Twitter

Dia menegaskan bahwa keadilan kesehatan, termasuk kesetaraan akses vaksin khususnya bagi negara miskin dan berkembang, merupakan hal yang penting sekali.

“Vaksinasi di negara maju sudah berlimpah. Mayoritas sudah di atas 70 persen, bahkan supply vaksinnya pun berlebih. Sementara, negara berkembang dan negara miskin terutama seperti di Afrika, itu tidak sampai 10% yang sudah tervaksinasi. Ketika kita mau recover together, itu nggak bisa hanya beberapa negara saja yang lepas dari pandemi. Semua negara harus lepas dari pandemi,” tandasnya.

Dalam konteks tersebut, Indonesia kemudian dipercaya menjadi co-chair task force untuk ketahanan kesehatan dunia bersama dengan Italia. Indonesia diberi mandat oleh negara-negara G20 untuk merancang kesiapsiagaan global dalam menghadapi pandemi.

“Nanti kalau kita ada pandemi lagi, dunianya tidak kaget. Kerjasama antar negara itu jadi sudah jelas. Siapa yang produksi vaksin? Siapa yang sistem kesehatannya harus diperkuat? Inilah yang ingin kita lihat di G20 dan ini peran sentral dari Indonesia sebagai leadership di G20 2022 akan sangat teruji dan kita ingin memberikan yang terbaik,” paparnya.

Baca juga: Sandiaga: Presidensi Indonesia di G20 Jadi Trigger Event Internasional

Febrio menambahkan, Indonesia telah berhasil mengelola pandemi Covid-19, khususnya varian Delta dalam kurun waktu dua bulan. Pemerintah juga akan terus mendorong program vaksinasi yang merata di seluruh Indonesia.

“Indonesia memang sudah relatif agak maju dibandingkan dengan banyak negara lain. Akan tetapi, vaksinasi kita itu baru di sekitar 30-an persen," tukasnya.

Dia melanjutkan, Indonesia akan bisa mencapai vaksinasi sekitar 70-an persen sekitar awal tahun 2022. "Ini pun kita sudah termasuk vaksinasi yang paling cepat di seluruh dunia. Kita sekarang berada di sekitar 1,5 juta sampai 2 juta vaksinasi per hari. Tidak ada negara yang sebesar Indonesia yang bisa melakukan vaksinasi secepat itu,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Profesor AS: Hanya Tiga...
Profesor AS: Hanya Tiga Orang Dewasa Ini yang Bisa Hentikan Perang Iran, Bukan Donald Trump!
Rekor Utang Dunia Tembus...
Rekor Utang Dunia Tembus USD348 Triliun, Negara Berkembang Tanggung Beban Berat
Berawal dari Blok Ekonomi,...
Berawal dari Blok Ekonomi, Mungkinkah BRICS Bergeser Jadi Aliansi Militer?
Melebur G7 Bersama BRICS...
Melebur G7 Bersama BRICS untuk Melawan Fragmentasi Dunia
20 Tahun BRICS Terbentuk,...
20 Tahun BRICS Terbentuk, India Bakal Memperkuat Pengaruhnya
L20 Summit 2025 Dibuka,...
L20 Summit 2025 Dibuka, Serikat Buruh Dorong Perlindungan Sosial Bagi Pekerja Rentan
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Pertemuan Menlu G20...
Pertemuan Menlu G20 Diakhiri Tanpa Foto Bersama
Rekomendasi
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved