Profesor AS: Hanya Tiga Orang Dewasa Ini yang Bisa Hentikan Perang Iran, Bukan Donald Trump!

Rabu, 08 April 2026 - 07:36 WIB
loading...
Profesor AS: Hanya Tiga...
Akademisi terkemuka asal Amerika Serikat (AS), Prof. Jeffrey Sachs melontarkan pernyataan mengejutkan terkait eskalasi perang antara Amerika Serikat atau AS-Israel melawan Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Akademisi terkemuka asal Amerika Serikat (AS), Prof. Jeffrey Sachs melontarkan pernyataan mengejutkan terkait eskalasi perang antara Amerika Serikat atau AS-Israel melawan Iran . Direktur Pusat Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Columbia ini menegaskan bahwa kunci perdamaian dunia saat ini tidak lagi berada di tangan Washington, melainkan di tangan tiga pemimpin besar Asia.

Sachs menyebut Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai satu-satunya 'orang dewasa' yang tersisa untuk bisa menghentikan kehancuran total di Timur Tengah.

Dalam wawancara dalam program New Order di RT, Ekonom Jeffrey Sachs menyatakan bahwa negara-negara barat saat ini hanyalah negara bawahan yang dikendalikan oleh kepentingan Amerika Serikat. Menurutnya, hanya kelompok BRICS yang memiliki stabilitas dan akal sehat untuk menyeret dunia keluar dari jurang konflik.

Baca Juga: Solidaritas BRICS Retak di Tengah Perang Iran vs AS-Israel, Anggota Saling Bombardir

"Hanya ada tiga 'orang dewasa' di dunia ini yang bisa menghentikan ini, dan mereka harus melakukannya bersama-sama. Modi, Xi, dan Putin adalah pemimpin dari tiga kekuatan besar dunia lainnya," ujar Sachs.



Jeffrey Sachs juga memberikan peringatan keras kepada India . Ia menilai status India sebagai kekuatan super baru seharusnya membuat New Delhi berani mengatakan tidak pada delusi Amerika Serikat dan tidak terjebak dalam aliansi strategis dengan Israel.

"India tidak seharusnya menyelaraskan diri dengan Israel, yang baru saja melakukan genosida di Gaza. Ini bukan kemitraan yang menguntungkan bagi kepentingan India," tegas Sachs.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved