Pengumuman! Tapering Sebentar Lagi, Wall Street pun Galau

Kamis, 04 November 2021 - 00:16 WIB
loading...
Pengumuman! Tapering...
Percepatan tapering The Fed memicu penurunan bursa saham Amerika. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wall Street melalui tiga indeks acuannya dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu (3/11/2021). Salah satu sentimen penggeraknya datang dari data pekerjaan sektor swasta periode Oktober yang memicu kekhawatiran The Fed dapat mempercepat jadwalnya untuk menaikkan suku bunga.

Baca juga: Menanti Langkah The Fed, Wall Street Terus Cetak Rekor

Automatic Data Processing Inc (ADP) melaporkan bahwa 571.000 orang Amerika Serikat (AS) mendapatkan pekerjaan di sektor swasta hingga pertengahan Oktober. Angka itu jauh dari ekspektasi yang sebesar 400.000.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS telah terlepas dari hantaman gelombang Covid-19 varian Delta di musim panas. Masyarakat mulai kembali ke pekerjaan mereka sejalan dengan adanya kenaikan upah untuk menutupi kekurangan tenaga kerja.



Hingga pukul 22:05 WIB, Dow Jones Industrial Average turun 0,21%, pada di level 35.976. Sementara S&P 500 turun 0,10% di 4.626 dan Nasdaq Composite anjlok 0,03%.

Ketiga indeks tersebut sempat ditutup pada rekor tertingginya pada hari Selasa (2/11), mendapat dukungan dari musim laporan pendapatan yang positif secara luas, dilansir Reuters, Rabu (3/11/2021).

The Fed diperkirakan akan mengumumkan jadwal agenda pengurangan pembelian aset (tapering) pada hari ini yang diperkirakan mencapai USD120 miliar hingga pertengahan tahun depan.

Baca juga: Pacar Rachel Vennya dan Manajer juga Jadi Tersangka Karantina Kesehatan

Pasar masih menanti jawaban Gubernur Fed Jerome Powell apakah dia masih percaya bahwa inflasi tahun ini hanya sementara. Sedangkan data konsumsi yang dirilis awal pekan ini menunjukkan bahwa kenaikan harga telah meluas di sebagian besar aktivitas ekonomi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Rekomendasi
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved