Bos Bio Farma Klaim Tarif PCR di Indonesia Lebih Murah dari Malaysia hingga UEA
Selasa, 09 November 2021 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai catatan, Bio Farma merupakan salah satu BUMN yang ikut memproduksi reagen PCR. Tercatat, perseroan sudah mengantongi tiga produk alat diagnosa Covid-19 tersebut yaitu BioVTM, PCR Singleplex (Biocav), dan BioSaliva.
Saat ini, kapasitas existing BioVTM 300.000 tube per bulan dan kapasitas ekspansi sebanyak 600.000 tube per bulan. Kemudian untuk existing produk Biocav mencapai 2.400.000 test per bulan dengan kapasitas ekspansi mencapai 5.000.000 test per bulan. Lalu, kapasitas eksisting BioSaliva 40.000 kit per bulan dengan kapasitas ekspansi 100.000 kit per bulan.
Honesti juga menilai, mekanisme harga tertinggi PCR sama dengan harga tertinggi eceran sejumlah obat-obatan yang dipasarkan di klinik atau layanan kesehatan resmi.
"Dan menurut kami, model sekarang yang ditetapkan pemerintah untuk menetapkan harga tertinggi dari reagen ini sangat membantu membuat harga pengetesan ini bisa didapat oleh masyarakat. Persis seperti pada farmasi obat-obatan, itu juga semacam harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah, tidak murni melewati syarat mekanisme pasar," jelas dia.
Saat ini, kapasitas existing BioVTM 300.000 tube per bulan dan kapasitas ekspansi sebanyak 600.000 tube per bulan. Kemudian untuk existing produk Biocav mencapai 2.400.000 test per bulan dengan kapasitas ekspansi mencapai 5.000.000 test per bulan. Lalu, kapasitas eksisting BioSaliva 40.000 kit per bulan dengan kapasitas ekspansi 100.000 kit per bulan.
Honesti juga menilai, mekanisme harga tertinggi PCR sama dengan harga tertinggi eceran sejumlah obat-obatan yang dipasarkan di klinik atau layanan kesehatan resmi.
"Dan menurut kami, model sekarang yang ditetapkan pemerintah untuk menetapkan harga tertinggi dari reagen ini sangat membantu membuat harga pengetesan ini bisa didapat oleh masyarakat. Persis seperti pada farmasi obat-obatan, itu juga semacam harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah, tidak murni melewati syarat mekanisme pasar," jelas dia.
(ind)
Lihat Juga :