Luhut Beberkan 5 Bidang Prioritas Investasi di JIF 2021
Jum'at, 12 November 2021 - 18:39 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia akan bekerja sama dengan Inggris untuk memproduksi prekursor baterai dan katoda. Sehingga, Inggris juga bisa mendapatkan material tersebut untuk memproduksi baterai lithium mereka sendiri. Pada tahun 2024, kami percaya bahwa kami dapat mencapai tahap daur ulang baterai," paparnya.
Baca juga: Indonesia-Inggris Genjot Kerja Sama Perdagangan dan Investasi
Luhut juga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali pulih pada kuartal IV/2021 sekitar 5,5%, sedangkan pertumbuhan ekonomi jangka menengah diperkirakan meningkat dari 3,7% menjadi 4,5%.
"Tingkat inflasi yang rendah berada pada 1,66% yang dianggap masih stabil, nilai tukar berada pada angka yang juga stabil, dan cadangan devisa sebesar USD145,5 miliar dengan angka USD146 miliar terbesar. Kami percaya bahwa untuk sementara waktu, angka tersebut akan terus bertahan. Akan tetapi, dalam waktu dekat angka tersebut akan bertambah," tuturnya.
Baca juga: Indonesia-Inggris Genjot Kerja Sama Perdagangan dan Investasi
Luhut juga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali pulih pada kuartal IV/2021 sekitar 5,5%, sedangkan pertumbuhan ekonomi jangka menengah diperkirakan meningkat dari 3,7% menjadi 4,5%.
"Tingkat inflasi yang rendah berada pada 1,66% yang dianggap masih stabil, nilai tukar berada pada angka yang juga stabil, dan cadangan devisa sebesar USD145,5 miliar dengan angka USD146 miliar terbesar. Kami percaya bahwa untuk sementara waktu, angka tersebut akan terus bertahan. Akan tetapi, dalam waktu dekat angka tersebut akan bertambah," tuturnya.
(ind)
Lihat Juga :