Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam Petelur: Tolong Pak Moel, Negara Hadir Buat Kami

Jum'at, 12 November 2021 - 19:43 WIB
loading...
Harga Telur Anjlok,...
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyerap berbagai keluhan dari peternak ayam petelur di Blitar, Jawa Timur, mengenai anjloknya harga telur hingga Rp12.500 per kilogram.Foto/Dok
A A A
BLITAR - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyerap berbagai keluhan dari peternak ayam petelur di Blitar, Jawa Timur, mengenai anjloknya harga telur hingga Rp12.500 per kilogram.

"KSP ingin mendengar suara peternak di sini. Karena persoalan ini sudah menjadi atensi khusus bapak Presiden," ujar Moeldoko saat kunjungan kerja di Blitar, Jawa Timur, sebagaimana keterangan tertulis KSP diterima di Jakarta, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: Harga Telur Ayam Terjun Bebas, Per Kilogram Hanya Rp14 Ribu

Beberapa peternak yang ditemui Moeldoko, mengaku jatuhnya harga telur hingga Rp12.500 per kilogram terjadi saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Juli 2021.

"Serapan telur ke pasaran kecil karena kegiatan masyarakat dibatasi. Sementara produksi telur sama dan tidak berkurang. Peternak makin rugi saat harga pakan naik," kata Moeldoko.

Selain itu, kata Moeldoko, peternak kecil menengah saat ini juga harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar yang ikut beternak ayam di lingkungan mereka.

"Masalah ini akan kita dalami. Saya akan diskusikan dengan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo), bagaimana menjaga keberlangsungan usaha, peternak rakyat kecil dengan di sampingnya ada pengusaha besar. Ini harus diatur," kata Moeldoko.

Moeldoko yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu juga berjanji akan segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menentukan solusi dari masalah yang dihadapi peternak ayam petelur.

"Pulang dari sini (Blitar) saya akan langsung koordinasi dengan Menteri Pertanian. Supaya snak-anak muda yang punya keinginan membangun usaha di sektor ini tidak collapse (hancur)," ujar Moeldoko.

Baca Juga: Harga Telur di Tanah Datar Anjlok, Bupati Minta Bantuan Pusat dan Pemprov

Kabupaten Blitar merupakan salah satu daerah penghasil telur ayam terbesar di Indonesia. Telur-telur yang dihasilkan dari Blitar, selain untuk memenuhi kebutuhan lokal di kabupaten tersebut, juga dikirim ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk DKI Jakarta.

Salah satu peternak ayam petelur yang ditemui Moeldoko, Siti Qomariah mengatakan, dirinya harus menjual belasan ribu ekor ayam petelur miliknya dan juga merumahkan karyawan di peternakan karena anjloknya harga telur.

"Sebelum pandemi ada 24 ribu ekor pak, sekarang tinggal 5 ribu. Saya jual untuk beli pakan. Sebelumnya karyawan ada 11 orang sekarang tidak ada sama sekali, karena nggak kuat bayar gaji. Harga telur terus anjlok tapi harga pakan naik. Tolong Pak Moel, negara hadir untuk kami," kata Siti Qomariah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Ketersediaan Telur Dipastikan...
Ketersediaan Telur Dipastikan Aman Sampai Lebaran 2026, Bapanas: Stok Nasional Banyak
Kepala Staf Kepresidenan:...
Kepala Staf Kepresidenan: Akad Massal FLPP Jadi Tonggak Penting Capai Target Perumahan Nasional
BGN Buka Suara Soal...
BGN Buka Suara Soal Rencana Danantara Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Peternakan Ayam
Atasi Oversupply Ayam,...
Atasi Oversupply Ayam, Peternak Mandiri Diminta Bentuk Asosiasi
Penjualan Motor Listrik...
Penjualan Motor Listrik Ditarget Capai 8 Juta Unit di 2025, Mobil 2 Juta Unit
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Rekomendasi
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Berita Terkini
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved