Kementan Lepas Young Farmer Leaders Training ke Jepang untuk Belajar Agribisnis Modern

Senin, 22 November 2021 - 10:59 WIB
loading...
A A A
“Hingga saat ini ada 1.384 peserta, yang merupakan kerja sama antara BPPSDMP khususnya Puslatan dengan Japan Agricultural Exchange Council atau JAEC,” katanya.

Menurutnya, peserta akan belajar agribisnis dari hulu ke hilir selama 11 bulan di Jepang yang diikuti 10 peserta. Mereka berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung dan dari Sumatera Utara.

Muhammad Fadhillah Imsa dari Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur mengaku mendapat informasi untuk pelatihan wirausahaan sekaligus seleksi awaldalam menjaring kandidat terpilih yang akan ke Jepang saat berada di lapangan.

“Saat itu, kami ada yang masih menyadap karet, babat rumput, dan lainnya. Tiba-tiba dihubungi oleh kelompok tani kami, untuk mengikuti seleksi pemagangan ke Jepang. Kami tidak pernah mengira mendapat kesempatan belajar ke Jepang. Ini anugrah sangat besar dan berarti bagi kami,” katanya.

Ia berharap sepulang dari Jepang dapat meningkatkan kapasitas mereka sebagai petani milenial dan mengimplementasikannya baik teknologinya, penggunaan bibit, manajemen pestisida, sehingga ekosistem tanah tetap terjaga.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
150 Ribu Peserta Magang...
150 Ribu Peserta Magang Nasional 2026 Digaji UMP, Di Jakarta Dapat Rp5,7 Juta
Magang Nasional Batch...
Magang Nasional Batch I Ditutup, 16.112 Peserta Diminta Lanjut Uji Kompetensi di LSP
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Jalin Kerja Sama Strategis,...
Jalin Kerja Sama Strategis, Pegadaian dan SMBC Corporation Tandatangani Nota Kesepahaman
Investasi Jepang Rp370...
Investasi Jepang Rp370 Triliun Bakal Guyur Indonesia, Sektor Apa Saja?
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved