Pemerintah Targetkan Defisit Anggaran di Bawah 3% di 2023

Senin, 22 November 2021 - 15:51 WIB
loading...
Pemerintah Targetkan...
Wamenkeu Suahasil Nazara mengatakan defisit anggaran ditargetkan kembali di bawah 3% pada 2023. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah bertekad untuk mengembalikan defisit anggaran di bawah 3% terhadap produk domestik bruto ( PDB ) pada tahun 2023. Sementara, tahun ini defisit diperkirakan mencapai 5,7% dari PDB.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, komitmen ini akan diwujudkan melalui pelaksanaan reformasi fiskal, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga: Jokowi: Defisit Anggaran Dibiayai dari Sumber yang Aman

"Reformasi fiskal merupakan agenda reformasi terintegrasi yang bertujuan mewujudkan pemulihan lebih kuat dan berkelanjutan, serta tidak hanya diarahkan pada konteks jangka pendek, juga jangka panjang," ujar Suahasil dalam Webinar Economic Outlook 2022, Senin (22/11/2021).

Dalam jangka pendek hingga menengah, pemerintah akan memperkuat sistem kesehatan, khususnya dalam menghadapi potensi hidup berdampingan dengan endemi, mendorong pemulihan daya beli masyarakat, terutama kelompok pendapatan rendah, serta mengurangi scarring effect akibat pandemi, terlebih dari sisi produksi dan ketenagakerjaan.

"Lalu, reformasi struktural yang mencakup pembangunan infrastruktur, termasuk konektivitas serta teknologi informasi dan komunikasi (TIK), peningkatan kualitas SDM, dan pembukaan lapangan kerja yang berkualitas," ungkap Suahasil.

Dia menyebutkan bahwa pemerintah juga akan memangkas birokrasi dan regulasi yang dinilai tumpang tindih, serta mendorong pertumbuhan yang mendukung implementasi green economy. "UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UUHPP) diharapkan dapat menambah basis perpajakan Indonesia yang baru," tambah Suahasil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tekanan Fiskal Meningkat,...
Tekanan Fiskal Meningkat, IMF Wanti-wanti Ledakan Utang Publik Global
Defisit APBN Maret 2026...
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240,1 Triliun, 0,93% dari PDB
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
OJK Kebut Reformasi...
OJK Kebut Reformasi Struktural Pasar Modal, Target Implementasi Rekomendasi MSCI Maret 2026
Emiten Belum Penuhi...
Emiten Belum Penuhi Free Float 15%, OJK Bakal Beri Tanda Khusus
Rasio Utang Indonesia...
Rasio Utang Indonesia Tembus 40,46% dari PDB, Purbaya: Masih Aman
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Cerita Ray Rangkuti...
Cerita Ray Rangkuti Negosiasi dengan Marinir sebelum Menduduki Gedung DPR pada Mei 1998
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved