Jokowi Tegur Pertamina dan PLN, Pengamat: Arahan Presiden Sudah Tepat

Senin, 22 November 2021 - 16:20 WIB
loading...
Jokowi Tegur Pertamina...
Teguran Presiden Joko Widodo kepada Pertamina dan PLN terkait investasi dinilai menunjukkan tingginya keterbukaan pemerintah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) belum lama ini mengungkapkan bahwa dirinya memberikan teguran cukup keras dalam pengarahannya kepada manajemen PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Salah satu hal yang ditekankan Jokowi adalah soal investasi di sejumlah proyek strategis kedua BUMN energi tersebut.

Kepala Negara mengatakan bahwa sebetulnya banyak investasi yang ingin masuk ke kedua BUMN tersebut. Namun, kata Jokowi, akibat keruwetan birokrasi pemerintah dan di tubuh BUMN sendiri, investasi tersebut menjadi terkendala.

Baca Juga: Terungkap, Jokowi Pernah Bentak Dirut Pertamina Gara-gara Kilang

Menanggapi kejadian tersebut, Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan menilai arahan yang disampaikan Presiden sudah tepat. Bahkan, kata dia, hal itu perlu diapresisasi karena menunjukkan keterbukaan pemerintah.

"Apa yang disampaikan Presiden dengan begitu gamblang dan terbuka kepada masyarakat, menandakan adanya keterbukaan yang dibangun oleh pemerintah saat ini. Saya sangat mengapresiasi langkah tersebut. Dengan demikian masyarakat bisa melakukan controling terhadap apa yang disampaikan oleh Presiden kepada Pertamina dan PLN," tegas Mamit Setiawan melalui keterangan pers, Senin (22/11/2021).

Mamit pun menilai poin-poin arahan yang disampaikan Presiden Jokowi sudah tepat dan perlu menjadi catatan untuk ditindaklanjuti PLN dan Pertamina. Hal itu, kata dia, menunjukkan tingginya perhatian Presiden akan keberlanjutan investasi di dalam negeri.

Namun, dia mengigatkan bahwa kendala soal investasi bukan hanya berada di BUMN, tapi juga terkait dengan Kementerian Investasi/BKPM dalam memperlancar dan mempermudah masuknya investasi
Menurut dia, PLN dan Pertamina sudah sangat terbuka untuk mencari investor bagi proyek yang sedang berjalan.

Kedua BUMN itu dinilainya tidak akan dengan sengaja memperlambat mitra untuk masuk jika semua syarat sudah terpenuhi. Terlebih, kata Mamit,mencari mitra bisnis bukan hal yang mudah.

Baca Juga: Pengancaman Buruh Proyek oleh Preman di Lampung Utara, Kapolres: Tidak Perlu Takut

"Butuh penilaian sesuai dengan standar Good Corporate Governance (GCG) dan juga kebutuhan. Investor harus memastikan bahwa mereka mempunyai dana dan juga kapasitas dalam bermitra," tuturnya.

Tak hanya itu, Mamit juga mengingatkan bahwa sejumlah proyek besar selama ini kerap terkendala dengan pembebasan lahan. Bahkan, menurut dia, program pembangunan infrastruktur yang ada di Indonesia pasti terkendala masalah pembebasan lahan. "Pastinya membutuhkan waktu untuk menyelesaikan perihal lahan tersebut. Isu soal lingkungan juga bisa menganggu pelaksanaan pekerjaan pembebasan," tambahnya.

Terlepas dari itu, Mamit yakin sejumlah proyek yang disinggung Presiden seperti Kilang Tuban, pengerjaannya sudah berada di jalur yang tepat karena memang sudah ditenggat untuk selesai di 2027. Demikian pula permasalahan yang terjadi di TPPI, menurutnya seluruh proses sudah berjalan transparan. "Apalagi Pertamina melibatkan Kepolisan dan Kejaksaan untuk mengawal proses ini," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved