Lepas dari Kecanduan Impor LPG, Penggunaan Kompor Listrik Butuh Aturan Tegas

Senin, 22 November 2021 - 20:30 WIB
loading...
Lepas dari Kecanduan...
Pemanfaatan kompor listrik atau induksi perlu terus ditingkatkan agar Indonesia segera lepas dari kecanduan impor LPG. FOTO/SINDonews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemanfaatan kompor listrik atau induksi ditingkatkan agar Indonesia segera lepas dari kecanduan impor LPG . Berdasarkan laporan, konsumsi LPG pada 2020 mencapai 8 juta ton dan sebanyak 6,1 juta ton atau 76% berasal dari impor.

"Perintah presiden sudah jelas tapi perlu aturan yang tegas di bawahnya. Selain mengurangi impor, penggunaan kompor listrik bisa menjadi gaya hidup ramah lingkungan atau green lifestyle," ujar Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio dikutip melalui pernyataan tertulis, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: Bos PLN: Kompor Listrik Hemat Impor LPG Rp50 Triliun Setahun

Dia mengatakan bahwa kebijakan mengurangi impor LPG dengan mendorong penggunaan kmpor listrik perlu komitmen bersama. Artinya, setiap arahan presiden harus dijalankan oleh pembantunya dengan sungguh-sungguh dalam hal ini Menteri ESDM. Di dalam aturan tersebut juga perlu memastikan ketersediaan barang industri. "Nanti kompornya dari mana? apakah impor, atau sudah ada kapasitas produksi yang memadai di dalam negeri," jelasnya.

Ia juga mendorong agar Dewan Energi Nasional (DEN) merekomendasikan kebijakan untuk mendorong penggunaan kompor listrik. tak hanya impor, penggunaan kompor induksi juga mendukung target pemerintah dalam mendorong konsumsi listrik sebesar 1.408 kWh per kapita pada 2024.

"Penggunaan kompor induksi juga sebagai upaya mewujudkan transisi energi untuk mencapai target pengurangan emisi karbon," kata dia.

Di sisi BUMN, PLN juga terus berkolaborasi mendorong Gerakan Konversi 1 Juta Kompor LPG ke Kompor Induksi. Salah satu sinergi melakukan kerja sama Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan antara PLN dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk mendorong ekosistem penggunaan kompor induksi.

Baca Juga: Jurus Gasifikasi Kurang Sakti, RI Masih Kebanjiran Impor LPG

Sebagai informasi, Presiden Jokowi sebelumnya telah meminta penggunaan kompor listrik dan kendaraan listrik terus didorong. Jokowi mengatakan penggunaan kompor induksi lebih menguntungkan negara dari sisi neraca perdagangan. Pasalnya, selama ini devisa negara terus tergerus akibat tingginya impor LPG.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
DME Pengganti Elpiji,...
DME Pengganti Elpiji, Jalan Keluar Impor Energi atau Beban Baru APBN?
Bahlil: Indonesia Bisa...
Bahlil: Indonesia Bisa Setop Impor LPG jika Sudah Pakai CNG 3 Kg
Pembebasan Bea Masuk...
Pembebasan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Berlaku 6 Bulan
Darurat, Pemerintah...
Darurat, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen
Tekan Impor LPG, Komisi...
Tekan Impor LPG, Komisi XII DPR Dorong Masyarakat Migrasi ke Kompor Listrik
Selain UKT, Inilah Kebijakan...
Selain UKT, Inilah Kebijakan yang Dibatalkan Jokowi Setelah Diprotes Publik
7 Cara Merawat Kompor...
7 Cara Merawat Kompor Listrik, Hindari Alat Masak Basah
Rekomendasi
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Infografis
Tergantung dari Impor,...
Tergantung dari Impor, Harga 4 Bahan Pangan Ini Bakal Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved