Ada Stimulus Bangga Buatan Indonesia Rp50 Juta/Pedagang, Menparekraf Dorong Potensi Kuliner RI

Rabu, 24 November 2021 - 11:33 WIB
loading...
Ada Stimulus Bangga...
Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Kantor Bupati Maros, Selasa (23/11/2021). Foto/MNC Media
A A A
MAROS - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif, khususnya subsektor kuliner di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk mengembangkan dan meningkatkan potensi yang dimiliki.

Hal ini disampaikan Sandiaga saat menghadiri workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Kantor Bupati Maros, Selasa (23/11/2021). Sandiaga menyampaikan bahwa Maros memiliki potensi kuliner yang sangat kaya, seperti Jalangkote, olahan kepiting, termasuk kerupuk, abon, dan roti Maros.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Janji Bantu Pelaku UMKM Maros

Ia pun mendorong peningkatan pemasaran produk-produk ekonomi kreatif ini melalui pemanfaatan platform digital dan peningkatan desain kemasan produk. Serta dikolaborasikan dengan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

"Tadi kemasannya sudah kita akan kerjasamakan, kemasan-kemasan yang lebih rumahan, tradisional akan ditingkatkan melalui kolaborasi Rumah Kemasan dari Pemkab Maros dengan program-program Kemenparekraf seperti 'Beda'kan' (Bedah Desain Kemasan Kuliner Nusantara) dan juga fasilitasi pendaftaran HKI (Hak Kekayaan Intelektual) harapannya untuk mendorong menggerakkan perekonomian masyarakat kita akan onboarding ke program gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia dengan stimulus Rp50 juta per merchant dan juga dengan voucher melalui belanja online nasional. Kami berharap ekspansi pasar ini bukan cuma lokal, tapi juga nasional," kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga mengatakan potensi-potensi kuliner yang ada di Kabupaten Maros ini juga dapat mengikuti Program Indonesia Spice Up The World untuk dipasarkan ke diaspora Sulawesi Selatan di luar negeri. "(Tujuannya) agar produk kreatif Maros ini bisa diekspor," katanya.

Sandiaga menjelaskan, workshop ini bertujuan untuk mendata para pelaku-pelaku ekonomi kreatif di Maros yang nantinya akan dibantu secara langsung melalui program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Mulai dari pemasaran, pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan sekaligus perizinan dan pelaporan keuangan. "Jadi ini bentuk pelaporan konkret kita. Kita akan menyiapkan menu mana saja yang dibutuhkan oleh UMKM," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Menparekraf...
Respons Menparekraf Soal Pungli Rp18,25 Miliar di Raja Ampat: Tindak Tegas
Perputaran Ekonomi World...
Perputaran Ekonomi World Water Forum di Bali Diperkirakan Tembus Rp1,5 Triliun
Berkah WWF, Menparekraf:...
Berkah WWF, Menparekraf: Okupansi Hotel di Nusa Dua di Atas 95%
Menteri Sandiaga Uno...
Menteri Sandiaga Uno Dorong Sinergi Pemerintah dengan Pelaku Industri Kreatif
Pemerintah Dorong Swasta...
Pemerintah Dorong Swasta Kembangkan Kawasan Pariwisata
Sandiaga Beri Tips Menghindari...
Sandiaga Beri Tips Menghindari Mahalnya Harga Tiket Transportasi Jelang Mudik Lebaran
Ethnica Bogor: Hidden...
Ethnica Bogor: Hidden Gem Baru untuk Comfort Food dan Quality Time
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Kembangkan Kuliner Tanah Air di China
Nikmatnya Spesial Soto...
Nikmatnya Spesial Soto Boyolali Hj. Hesti, Kuliner Mudik yang Jadi Simbol Kebersamaan Keluarga
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved