Anak Buah Sri Mulyani Beberkan 3 Faktor Penting di Era Digitalisasi
Rabu, 24 November 2021 - 16:57 WIB
loading...
Digitalisasi tak bisa dipisahkan dari perlindungan konsumen. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Suminto mengatakan, di era digitalisasi ada tiga faktor penting yang menjadi fokus bagi pelaku pasar. Pertama, dari sisi konsumen pelaku pasar perlu menyediakan produk, instrumen, dan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan dan preferensi konsumen.
Baca juga: Wow, Ekonomi Digital Indonesia Diramal Tumbuh Jadi Rp4.531 Triliun
"Tentunya dengan tetap memperhatikan perlindungan konsumen, termasuk perlindungan data konsumen. Ini suatu hal yang sangat penting ketika kita berbicara digitalisasi," ujarnya pada acara Puncak Indonesia Digital Conference (IDC) 2021, Rabu (24/11/2021).
Kedua, dari sisi teknologi. Suminto menuturkan, pasar perlu membangun kapasitas dan infrastruktur teknologi informasi yang semakin kuat sekaligus aman dan terintegrasi.
"Ancaman cyber crime tentu perlu mendapatkan kewaspadaan dan juga mitigasi dengan baik," imbuhnya.
Ketiga, pelaku pasar perlu menciptakan organisasi yang agile dan tata kelola yang baik. Riset membuktikan bahwa bank digital dapat berjalan dengan baik ketika bersifat independen serta didukung talent dan bankers yang berkualitas.
Baca juga: Wanita Keluarga Jenderal TNI yang Ribut dengan Arteria Dahlan Datangi Polresta Bandara Soetta, Ini Hasilnya
"Tentu kita mengharapkan adanya kolaborasi yang baik antara perbankan dan fintech dalam membangun ekosistem digital di sektor perbankan sehingga sektor perbankan akan lebih adaptif dan memiliki resilience yang lebih tinggi," tuturnya.
Baca juga: Wow, Ekonomi Digital Indonesia Diramal Tumbuh Jadi Rp4.531 Triliun
"Tentunya dengan tetap memperhatikan perlindungan konsumen, termasuk perlindungan data konsumen. Ini suatu hal yang sangat penting ketika kita berbicara digitalisasi," ujarnya pada acara Puncak Indonesia Digital Conference (IDC) 2021, Rabu (24/11/2021).
Kedua, dari sisi teknologi. Suminto menuturkan, pasar perlu membangun kapasitas dan infrastruktur teknologi informasi yang semakin kuat sekaligus aman dan terintegrasi.
"Ancaman cyber crime tentu perlu mendapatkan kewaspadaan dan juga mitigasi dengan baik," imbuhnya.
Ketiga, pelaku pasar perlu menciptakan organisasi yang agile dan tata kelola yang baik. Riset membuktikan bahwa bank digital dapat berjalan dengan baik ketika bersifat independen serta didukung talent dan bankers yang berkualitas.
Baca juga: Wanita Keluarga Jenderal TNI yang Ribut dengan Arteria Dahlan Datangi Polresta Bandara Soetta, Ini Hasilnya
"Tentu kita mengharapkan adanya kolaborasi yang baik antara perbankan dan fintech dalam membangun ekosistem digital di sektor perbankan sehingga sektor perbankan akan lebih adaptif dan memiliki resilience yang lebih tinggi," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :