Lampaui Target, Produksi Geothermal PGE Capai 3.861 GWh di Triwulan III 2021
Kamis, 25 November 2021 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Ahmad Yuniarto mengatakan, dalam pelaksanaan operasinya PGE telah berhasil mencapai lebih dari 15.000.000 jam kerja selamat. Dia menegaskan, hal ini merupakan aspek yang sangat krusial di bidang bisnis energi. "PGE Area Lahendong mendapatkan Zero Accident (Kecelakaan Nihil) Award dan Area Kamojang mendapat penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid19 di Tempat Kerja dengan Kategori Platinum dari Kementerian Ketenagakerjaan," tuturnya.
Di luar itu, tambah dia, PGE juga mendapatkan beberapa penghargaan Subroto Award dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kontribusi dalam pengembangan panas bumi di Tanah Air. Di tahun 2021, PGE tercatat memperoleh 6 Subroto Award. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada perusahaan atas upaya pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja serta lindungan lingkungan (K3LL) panas bumi secara baik dan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Di bidang manajemen mutu, lanjutnya, PGE meraih 3 penghargaan Dharma Karya ESDM. Dalam Dharma Karya ESDM ini terdapat tiga jenis tingkatan penghargaan. Pertama tingkat Utama, yang artinya telah berjasa sangat besar di sektor ESDM dan bersifat nasional. Kedua tingkat Madya, yang berarti berjasa besar di sektor ESDM, dan jasanya bersifat lintas sektoral. Dan ketiga tingkat Muda, yaitu berjasa di sektor ESDM, dan jasanya bersifat sektoral.
"Penghargaan pertama diberikan Menteri ESDM Arifin Tasrif kepada perwira PGE, yaitu Mohamad Husni Mubarok dengan penghargaan tertinggi yaitu Dharma Karya ESDM tingkat Utama. Husni merupakan satu-satunya perwakilan dari Pertamina Group yang menerima penghargaan Dharma Karya ESDM kategori Utama ini," jelasnya.
PGE juga mendapat penghargaan Dharma Karya ESDM tingkat Muda, untuk PC-Prove GIMS. Ini adalah sistem yang meningkatkan efektifitas audit management system melalui Sistem Aplikasi PAS (PGE Audit System) di PGE, dan penghargaan yang diberikan untuk FT-Prove Jas Lab, atas penemuan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pengujian sampel uap
panas bumi dengan metode Acid Conversion (ACONV) di PGE Area Kamojang.
Di luar itu, tambah dia, PGE juga mendapatkan beberapa penghargaan Subroto Award dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kontribusi dalam pengembangan panas bumi di Tanah Air. Di tahun 2021, PGE tercatat memperoleh 6 Subroto Award. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada perusahaan atas upaya pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja serta lindungan lingkungan (K3LL) panas bumi secara baik dan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Di bidang manajemen mutu, lanjutnya, PGE meraih 3 penghargaan Dharma Karya ESDM. Dalam Dharma Karya ESDM ini terdapat tiga jenis tingkatan penghargaan. Pertama tingkat Utama, yang artinya telah berjasa sangat besar di sektor ESDM dan bersifat nasional. Kedua tingkat Madya, yang berarti berjasa besar di sektor ESDM, dan jasanya bersifat lintas sektoral. Dan ketiga tingkat Muda, yaitu berjasa di sektor ESDM, dan jasanya bersifat sektoral.
"Penghargaan pertama diberikan Menteri ESDM Arifin Tasrif kepada perwira PGE, yaitu Mohamad Husni Mubarok dengan penghargaan tertinggi yaitu Dharma Karya ESDM tingkat Utama. Husni merupakan satu-satunya perwakilan dari Pertamina Group yang menerima penghargaan Dharma Karya ESDM kategori Utama ini," jelasnya.
PGE juga mendapat penghargaan Dharma Karya ESDM tingkat Muda, untuk PC-Prove GIMS. Ini adalah sistem yang meningkatkan efektifitas audit management system melalui Sistem Aplikasi PAS (PGE Audit System) di PGE, dan penghargaan yang diberikan untuk FT-Prove Jas Lab, atas penemuan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pengujian sampel uap
panas bumi dengan metode Acid Conversion (ACONV) di PGE Area Kamojang.
Lihat Juga :