Tepis Isu Dana Beasiswa Papua Turun, Sri Mulyani: Duitnya Banyak Kok
Jum'at, 26 November 2021 - 20:29 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani menanggapi perihal isu rencana pemulangan ribuan mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan kuliah menggunakan dana beasiswa dari pemerintah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati menanggapi perihal isu rencana pemulangan ribuan mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan kuliah menggunakan dana beasiswa dari pemerintah. Isu ini mencuat akibat ada dugaan pemerintah tidak membayarkan dana beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) .
Sri Mulyani langsung menepis dan menegaskan bahwa isu ini tidak benar. Mantan Direktur Bank sendiri menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan dana transfer yang cukup bagi pemerintah provinsi Papua.
"Jadi kalau tadi disampaikan (dana) beasiswa turun, duitnya banyak kok. Yang ini aja di Bank Papua masih ada Rp12 triliun di perbankan, masa beasiswanya tidak dibayarkan?," ujar Sri dalam konferensi pers virtual pada Jumat (26/11/2021).
Baca Juga: Mau Cari Beasiswa Kuliah di China, Ini Syarat yang Perlu Diketahui
Mantan Direktur Bank Dunia itu mencatat bahwa dana Pemprov Papua di bank masih ada lebih dari Rp10 triliun. Sementara simpanan Pemprov Papua Barat sekitar Rp5 triliun. Selain dari simpanan yang masih banyak, pemerintah pusat masih terus memberikan dana transfer ke daerah.
"Khusus untuk Pemprov Papua, total dana transfer ke daerah dari pusat mencapai Rp42,47 triliun pada 2021," ungkap Menkeu Sri Mulyani.
Rinciannya terdiri dari dana untuk infrastruktur khusus Rp2,62 triliun, dana otonomi khusus (otsus) Rp5,29 triliun, dana desa Rp5,34 triliun, dana insentif daerah (DID) Rp130 miliar, dana alokasi khusus (DAK) Rp6,13 triliun, dana alokasi umum (DAU) Rp20,05 triliun, dan dana bagi hasil (DBH) Rp2,91 triliun.
Sri Mulyani langsung menepis dan menegaskan bahwa isu ini tidak benar. Mantan Direktur Bank sendiri menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan dana transfer yang cukup bagi pemerintah provinsi Papua.
"Jadi kalau tadi disampaikan (dana) beasiswa turun, duitnya banyak kok. Yang ini aja di Bank Papua masih ada Rp12 triliun di perbankan, masa beasiswanya tidak dibayarkan?," ujar Sri dalam konferensi pers virtual pada Jumat (26/11/2021).
Baca Juga: Mau Cari Beasiswa Kuliah di China, Ini Syarat yang Perlu Diketahui
Mantan Direktur Bank Dunia itu mencatat bahwa dana Pemprov Papua di bank masih ada lebih dari Rp10 triliun. Sementara simpanan Pemprov Papua Barat sekitar Rp5 triliun. Selain dari simpanan yang masih banyak, pemerintah pusat masih terus memberikan dana transfer ke daerah.
"Khusus untuk Pemprov Papua, total dana transfer ke daerah dari pusat mencapai Rp42,47 triliun pada 2021," ungkap Menkeu Sri Mulyani.
Rinciannya terdiri dari dana untuk infrastruktur khusus Rp2,62 triliun, dana otonomi khusus (otsus) Rp5,29 triliun, dana desa Rp5,34 triliun, dana insentif daerah (DID) Rp130 miliar, dana alokasi khusus (DAK) Rp6,13 triliun, dana alokasi umum (DAU) Rp20,05 triliun, dan dana bagi hasil (DBH) Rp2,91 triliun.
Lihat Juga :