6 Dampak Ekonomi Balap Motor WSBK Mandalika, UMKM hingga Hotel Raup Untung

Senin, 29 November 2021 - 20:57 WIB
loading...
6 Dampak Ekonomi Balap...
Foto udara kompleks salah satu hotel di Kuta Beach Park The Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Selasa (14/9/2021). Okupansi hotel di Lombok Tengah meningkat hingga 95% imbas ajang WSBK 2021. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww
A A A
JAKARTA - Ajang balap motor World Superbike (WSBK) 2021 sukses digelar di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19-21 November 2021. Selain disambut antusias para pencinta balap motor, ajang ini juga diklaim memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat serta industri pariwisata dan ekosistemnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno pun membeberkan sederet bukti terkait dampak ekonomi gelaran WSBK 2021 dan berharap kesuksesan yang sama akan diraih saat Sirkuit Mandalika menjami para pebalap MotoGP pada Maret 2022 mendatang.

Baca juga: Kalender Sementara WSBK 2022 Dirilis, Sirkuit Mandalika Kebagian November

"Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menyampaikan pelaksanaan World Superbike telah menciptakan multiplier effect yang besar bagi perekonomian Pulau Lombok," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing di kantornya, Senin (29/11/2021). Lebih rinci, Sandiaga pun menguraikan 6 dampak positif dari WSBK 2021, sebagai berikut:

1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Tengah meningkat

Usai gelaran WSBK pada 19-21 November lalu, pemerintah kabupaten Lombok Tengah menyatakan memperoleh tambahan PAD yang berasal dari pajak hiburan sebesar 15%, pajak parkir 30% serta pajak restoran dan hotel 15%.

2. Okupansi hotel melonjak hingga 95%

Kedua, adanya peningkatan okupansi hotel yang tadinya hanya 15% menjadi 95%. Omzet bisnis hotel juga meningkat dari 15% menjadi 85%. Hal ini dikarenakan jumlah wisatawan yang meningkat pada masa gelaran WSBK.

Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) Samsul Bahri mengatakan okupansi kamar hotel mengalami kenaikan signifikan menjelang maupun selama WSBK berlangsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Rekomendasi
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
6 Fakta Macet Mengerikan...
6 Fakta Macet Mengerikan Hingga 17 Jam di Kawasan Puncak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved