Kemenparekraf Gelar Konferensi Internasional Mandalika: Infinity Experience of Nature and Sport Tourism
Kamis, 02 Desember 2021 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Pada sesi II hadir dengan tema: "Kunci Pengembangan Wisata Olahraga dan Ekonomi Kreatif Kawasan Mandalika", dengan pembicara Founder of Javara, Helianti Hilman; Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh; Event Director Rinjani Geopark Sport Tourism Festival, Mohammad Farid Zaini dan Race Director L’Etape Indonesia by Tour de France, Zacky Badrudin.
“Besar harapan saya kegiatan ini dapat menciptakan inovasi dan terobosan baru dalam pengembangan destinasi super prioritas Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Untuk itu, kita harus ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan ‘gaspol’ garap semua potensi agar lapangan kerja terbuka seluas-luasnya,” ujar Menparekraf.
Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menjelaskan konferensi internasional ini dilakukan untuk mendiskusikan dan mencari berbagai solusi bagaimana kedepannya kita bisa mempertahankan dan menguatkan produk wisata yang ada di Mandalika, serta mengoptimalkan event olahraga untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat memberikan dampak kepada masyarakat lokal.
“Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa minggu yang lalu telah sukses diselenggarakan beberapa event olahraga internasional di Mandalika. Hal tersebut mudah-mudahan mampu memacu Mandalika agar produk dan layanan pariwisata dan ekonomi kreatifnya semakin baik agar memberikan pengalaman yang otentik, unik dan berkesan bagi para wisatawan, sehingga mereka akan terus kembali mengunjungi Mandalika di masa-masa yang akan datang,” katanya.
Pada konferensi ini juga terdapat pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produk kreatif khas NTB antara lain, Tenun Uniwis, Mutiara Concha by Lamops, Telu Craft, Berkah Alam Coffee, Madu Hasanah, Lombok NTB Pearls, Mawar Ketag Lombok & Crafts Shop, Sate Rembiga dan Ayam Taliwang Goyang Lidah, Organic Lombok Cosmetics, Tenun Namia Gallery & Ferry Koencoro Gallery.
“Besar harapan saya kegiatan ini dapat menciptakan inovasi dan terobosan baru dalam pengembangan destinasi super prioritas Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Untuk itu, kita harus ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan ‘gaspol’ garap semua potensi agar lapangan kerja terbuka seluas-luasnya,” ujar Menparekraf.
Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menjelaskan konferensi internasional ini dilakukan untuk mendiskusikan dan mencari berbagai solusi bagaimana kedepannya kita bisa mempertahankan dan menguatkan produk wisata yang ada di Mandalika, serta mengoptimalkan event olahraga untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat memberikan dampak kepada masyarakat lokal.
“Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa minggu yang lalu telah sukses diselenggarakan beberapa event olahraga internasional di Mandalika. Hal tersebut mudah-mudahan mampu memacu Mandalika agar produk dan layanan pariwisata dan ekonomi kreatifnya semakin baik agar memberikan pengalaman yang otentik, unik dan berkesan bagi para wisatawan, sehingga mereka akan terus kembali mengunjungi Mandalika di masa-masa yang akan datang,” katanya.
Pada konferensi ini juga terdapat pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produk kreatif khas NTB antara lain, Tenun Uniwis, Mutiara Concha by Lamops, Telu Craft, Berkah Alam Coffee, Madu Hasanah, Lombok NTB Pearls, Mawar Ketag Lombok & Crafts Shop, Sate Rembiga dan Ayam Taliwang Goyang Lidah, Organic Lombok Cosmetics, Tenun Namia Gallery & Ferry Koencoro Gallery.
Lihat Juga :