Di Tangan Gubernur Anies, Kredit Konvensional dan Syariah Rp4 Triliun Bersatu

Kamis, 02 Desember 2021 - 17:03 WIB
loading...
Di Tangan Gubernur Anies,...
Pemprov DKI menginisiasi pembiayaan sindikasi untuk UMKM sebesar Rp4 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Bank DKI berkolaborasi dengan 19 bank dan Badan Pengelola Keuangan Haji ( BPKH ) menyalurkan pembiayaan sindikasi sebesar Rp4 triliun kepada PT Permodalan Nasional Madani. 19 bank tersebut terdiri dari bank pembangunan daerah (BPD) dan bank swasta nasional.

Baca juga: Menakar Peluang Anies - Ridwan Kamil di Pilpres 2024

“Ini memiliki nilai Rp4 triliun. Bila penerima modal ini antara Rp2-5 juta, bisa sampai dua juta unit usaha yang terfasilitasi lewat pembiayaan ini. Jadi, kami bersyukur. Harapannya, dalam situasi pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi ini, mereka yang berskala ultra mikro, mikro. dan kecil bisa mendapatkan permodalan,” ucap Anies Baswedan , Gubernur DKI Jakarta, dalam acara penandatanganan perjanjian kredit pembiayaan sindikasi PT Permodalan Nasional Madani, Penyaluran Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Ultra Mikro, Mikro dan Kecil di Balai Kota Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Menurut Anies, pembiayaan sindikasi ini merupakan bentuk dari hadirnya keadilan sosial melalui mekanisme pasar. Ia mengatakan bahwa lembaga keuangan melalui bank-bank tersebut menyuntikkan dana permodalan langsung kepada mereka para pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil agar nantinya mereka dapat berkembang.

“Di dalam kita memfasilitasi kesejahteraan, prinsip yang selalu dianut adalah memberikan kesempatan pada yang kecil untuk menjadi besar tanpa mengecilkan yang sudah besar. Mekanismenya seringkali tak banyak, sehingga ini bukan sekadar melaksanakan program, tetapi melunasi janji kemerdekaan, memajukan kesejahteraan umum dan menghadirkan keadilan sosial,” tambah Anies.

“Mekanisme permodalan ini menjadi unik, karena sindikasi dari begitu banyak bank bekerja bersama menyalurkan dan dikoordinasi oleh Bank DKI, lalu sampai itu di rakyat. Inilah yang namanya menggunakan mekanisme pasar untuk menghadirkan keadilan sosial yakni memberikan suntikan ke pasar tapi langsung diberikan kepada yang kecil,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy menyebut, langkah konkret Bank DKI selain memberikan bantuan permodalan, juga memberikan pelatihan serta mendorong agar UMKM di Jakarta masuk ke dalam pasar digital.

“Indonesia ini UMKM-nya 80%, jadi ini yang perlu kita bangun untuk membesarkan UMKM dan Bank DKI masuk di sana melalui Jakpreneur juga. UMKM butuh pelatihan dan pendampingan, selain itu UMKM juga sedang didorong untuk melakukan digitalisasi produk dan Bank DKI terlibat di dalamnya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengapresiasi langkah Bank DKI yang telah menyatukan sistem pembiayaan secara konvensional maupun yang syariah.

Baca juga: Luhut Kasih Izin PT GSI Diaudit Soal Bisnis PCR dengan Syarat

“Dari Rp4 triliun yang ditandatangani, ada Rp2,2 triliun dari bank konvensional dan Rp1,8 triliun dibiayai dari BPKH dan unit syariah. Jadi, alhamdulillah, Bank DKI telah menyatukan antara kredit dengan prinsip syariah dan konvensional,” pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Injeksi Baru...
Purbaya Injeksi Baru Rp76 Triliun ke Perbankan, Total Penempatan Dana Rp276 Triliun
Pramono Mau Bangun Gedung...
Pramono Mau Bangun Gedung Bank Jakarta di SCBD, Purbaya: Kalau Bisa Tahun Ini Saya Kasih
Fantastis! Tabungan...
Fantastis! Tabungan Pelajar Bank Jakarta per Juli 2025 Tembus Rp1,7 Triliun
BRI Salurkan Kredit...
BRI Salurkan Kredit UMKM Terbesar di Indonesia, Nilainya Rp1.137,84 Triliun
Melayani UMKM, Ekosistem...
Melayani UMKM, Ekosistem Holding Ultra Mikro Salurkan Kredit Rp631,9 T untuk 34,7 Juta Debitur
CBI Raih Best Innovation...
CBI Raih Best Innovation in Data Driven Finance di BRAVO 500 Summit 2025
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Rekomendasi
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved