Inflasi Awal Desember 0,25%, Dipicu Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng
Jum'at, 03 Desember 2021 - 18:30 WIB
loading...
Bank Indonesia melaporkan bahwa perkembangan harga tetap terkendali. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan inflasi pekan pertama Desember 2021 ini sebesar 0,25% (mtm). Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu pertama Desember 2021, BI melaporkan bahwa perkembangan harga tetap terkendali.
"Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi 2021 sebesar 1,55%," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).
Baca Juga: Inflasi November Tertinggi Sepanjang 2021, Airlangga: Masih Terkendali
Dia mengungkapkan, penyumbang utama inflasi yaitu komoditas cabai rawit dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,04% (mtm), cabai merah sebesar 0,02% (mtm), telur ayam ras, sawi hijau, kangkung, sabun detergen bubuk dan tarif angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain bawang merah dan daging sapi masing-masing sebesar minus 0,01% (mtm)," ungkapnya.
"Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi 2021 sebesar 1,55%," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).
Baca Juga: Inflasi November Tertinggi Sepanjang 2021, Airlangga: Masih Terkendali
Dia mengungkapkan, penyumbang utama inflasi yaitu komoditas cabai rawit dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,04% (mtm), cabai merah sebesar 0,02% (mtm), telur ayam ras, sawi hijau, kangkung, sabun detergen bubuk dan tarif angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain bawang merah dan daging sapi masing-masing sebesar minus 0,01% (mtm)," ungkapnya.
Lihat Juga :