Pengusaha Logistik Tak Terima Tarif Pas Pelabuhan Priok Dinaikkan Sepihak
Jum'at, 03 Desember 2021 - 20:33 WIB
loading...
Pengusaha logistik protes tarif masuk Pelabuhan Tanjung Priok naik. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pelaku usaha logistik di Pelabuhan Tanjung Priok memprotes keras rencana kenaikan tarif pas (masuk) Pelabuhan Tanjung Priok untuk kendaraan jenis truk trailer, truk gandengan, mobil bok besar, dan sedang, mulai 1 Januari 2022.
Baca juga: Terjerat Kasus Pemalsuan, MW Bahagia Akhirnya Bisa Menikahi Pujaan Hati di Mapolres
Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Adil Karim mempertanyakan alasan di balik naiknya tarif jasa pelabuhan. Menurutnya, kebijakan tersebut harus ada kajian terlebih dahulu.
"Tidak bisa suka-suka seperti itu menaikkan tarif jasa pelabuhan, sementara di sisi lain kita sedang fokus untuk mengefisiensikan layanan logistik. Jadi urgensinya apa naik? Mesti ada kajian komprehensifnya, sebab hal itu bisa memacu pembengkakan biaya logistik," ujar Adil Karim pada keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).
Menurut Adil, sebelum ditetapkan penyesuaian tarif pas pelabuhan, kebijakan itu mesti disoalisasikan terlebih dahulu kepada seluruh pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Priok.
Baca juga: Terjerat Kasus Pemalsuan, MW Bahagia Akhirnya Bisa Menikahi Pujaan Hati di Mapolres
Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Adil Karim mempertanyakan alasan di balik naiknya tarif jasa pelabuhan. Menurutnya, kebijakan tersebut harus ada kajian terlebih dahulu.
"Tidak bisa suka-suka seperti itu menaikkan tarif jasa pelabuhan, sementara di sisi lain kita sedang fokus untuk mengefisiensikan layanan logistik. Jadi urgensinya apa naik? Mesti ada kajian komprehensifnya, sebab hal itu bisa memacu pembengkakan biaya logistik," ujar Adil Karim pada keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).
Menurut Adil, sebelum ditetapkan penyesuaian tarif pas pelabuhan, kebijakan itu mesti disoalisasikan terlebih dahulu kepada seluruh pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Priok.
Lihat Juga :