Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Efisiensi Energi, PKT Raih Penghargaan Rintek 2021
Jum'at, 03 Desember 2021 - 22:13 WIB
loading...
Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) meraih penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek) 2021 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) atas konsistennya dalam mendukung proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman di Jakarta pada Rabu (1/12/2021).
Qomaruzzaman mengatakan, penghargaan ini menunjukkan komitmen dan konsistensi PKT dalam mendukung program pemerintah, utamanya proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan dalam mendorong kemandirian serta daya saing melalui kegiatan penelitian, pengembangan dan perekayasaan teknologi industri yang bernilai tinggi.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi PKT untuk terus melakukan upaya terbaik dalam aktivitas bisnis perusahaan, mulai penerapan industri hijau secara berkelanjutan, hingga pengembangan teknologi berbasis industri 4.0,” ujarnya, dikutip Jumat (3/12/2021).
Baca juga: 16 Perusahaan Industri Pencetus Teknologi Dapat Penghargaan Kemenperin
Secara spesifik penghargaan diberikan atas keberhasilan inovasi PKT dalam menciptakan teknologi Low Pressure Ammonia Absorber di Pabrik Urea PKT-4, sehingga mampu meningkatkan efisiensi energi dan meminimalkan emisi gas amoniak.
Melalui inovasi ini, amoniak yang terserap akan direcycle ke unit sintesa, sehingga terjadi peningkatan produksi Urea hingga 14 ton per hari dan penurunan Ammonia Losses 7 ton per hari.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman di Jakarta pada Rabu (1/12/2021).
Qomaruzzaman mengatakan, penghargaan ini menunjukkan komitmen dan konsistensi PKT dalam mendukung program pemerintah, utamanya proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan dalam mendorong kemandirian serta daya saing melalui kegiatan penelitian, pengembangan dan perekayasaan teknologi industri yang bernilai tinggi.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi PKT untuk terus melakukan upaya terbaik dalam aktivitas bisnis perusahaan, mulai penerapan industri hijau secara berkelanjutan, hingga pengembangan teknologi berbasis industri 4.0,” ujarnya, dikutip Jumat (3/12/2021).
Baca juga: 16 Perusahaan Industri Pencetus Teknologi Dapat Penghargaan Kemenperin
Secara spesifik penghargaan diberikan atas keberhasilan inovasi PKT dalam menciptakan teknologi Low Pressure Ammonia Absorber di Pabrik Urea PKT-4, sehingga mampu meningkatkan efisiensi energi dan meminimalkan emisi gas amoniak.
Melalui inovasi ini, amoniak yang terserap akan direcycle ke unit sintesa, sehingga terjadi peningkatan produksi Urea hingga 14 ton per hari dan penurunan Ammonia Losses 7 ton per hari.
Lihat Juga :