Sutrimo, Tante Siska, dan Pengembangan Ekonomi Sirkular ala PEP Sangasanga

Sabtu, 04 Desember 2021 - 23:02 WIB
loading...
A A A
Melalui Program Tane Siska ini kemudian dikembangkan pertanian terpadu dengan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Pada pelaksanaannya, program ini memiliki skema produksi pertanian dimana disetiap tahapan pelaksanaannya saling terintegrasi satu sama lain. Adapun skema produksi ini terbagi dalam 4 tahapan, yakni peternakan, produksi pupuk, pertanian, dan pengembangan.

Sutrimo menjelaskan, dari kegiatan peternakan sapi, kelompoknya lantas mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik yang selain diperjualkan, juga dimanfaatkan oleh kelompok di lahan pertaniannya sendiri.

Kelompok Setaria ini juga mengolah limbah sekam padi yang diperoleh dari lahan pertanian di sekitar daerah itu untuk diolah menjadi pupuk serta asap cair dengan alat destilasi bantuan PEP Sangasanga yang dinamai "Damkar" alias Destilasi Asap Sekam Bakar.

Di bidang pertaniannya, lanjut dia, Kelompok Setaria antara lain menanam sereh wangi memanfaatkan lahan bekas tambang batubara. Produksi sereh wangi lantas dimanfaatkan untuk bahan pembuatan minyak atsiri yang limbah batang sisa penyulingan lantas digunakan sebagai pakan ternak sapi. Kelompok Setaria ini juga menanam ubi rambat yang bernilai ekonomis, dan batang serta daunnya setelah panen dapat dijadikan bahan pakan ternak. "Jadi dalam semua kegiatan ini, tidak ada sisa yang terbuang, atau zero waste," ungkap Sutrimo.

Sementara di bidang pengembangan, jelas Sutrimo, selain minyak sereh, Kelompok Setaria juga mengolah minyak hasil sulingan tanaman sereh menjadi hand sanitizer yang merupakan produk yang sangat populer di tengah pandemi saat ini.

Baca Juga: PHM Pikat Anak Muda Tekuni Sektor Pertanian lewat Program Petani Maju 4.0
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved