Pengunjung Mal Dibatasi Saat New Normal, Karyawan Bakal Dikurangi
Senin, 08 Juni 2020 - 09:10 WIB
loading...
Pusat perbelanjaan atau Mal akan dibuka kembali pada 15 Juni mendatang. Adapun, pembukaan mal hanya boleh menerima pengunjung 50% dari jumlah kapasitas saja saat penerapan New Normal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pusat perbelanjaan atau Mal akan dibuka kembali pada 15 Juni mendatang. Adapun, pembukaan mal hanya boleh menerima pengunjung 50% dari jumlah kapasitas saja saat penerapan New Normal, seiring dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta.
(Baca Juga: Mulai Bulan Juni, Mendag Tegaskan Pusat Perdagangan Kembali Dibuka )
Ketua APPBI Dewan Pengurus Daerah (DPD) DKI Jakarta Ellen Hidayat mengatakan, secara logika saja bila pengunjungnya berkurang, maka tentunya pendapatan akan berkurang.
"Karena pendapatan para tenant adalah dari traffic pengunjung. Demikian pula jumlah karyawan juga akan berkurang sekitar 50% pada tahap awal dibukanya pusat belanja," ujar Ellen saat dihubungi SINDOnews di Jakarta.
Dia mencontohkan, sebuah pusat belanja dengan luas 65.000 m2 akan menyerap tenaga kerja dari para retailer/tenant dan juga karyawan pusat belanja beserta outsourcingnya sebanyak +/- 3.500 karyawan. Saat transisi tahap 1 ini, maka daya serap karyawan paling banyak juga sekitar 50%.
(Baca Juga: Mulai Bulan Juni, Mendag Tegaskan Pusat Perdagangan Kembali Dibuka )
Ketua APPBI Dewan Pengurus Daerah (DPD) DKI Jakarta Ellen Hidayat mengatakan, secara logika saja bila pengunjungnya berkurang, maka tentunya pendapatan akan berkurang.
"Karena pendapatan para tenant adalah dari traffic pengunjung. Demikian pula jumlah karyawan juga akan berkurang sekitar 50% pada tahap awal dibukanya pusat belanja," ujar Ellen saat dihubungi SINDOnews di Jakarta.
Dia mencontohkan, sebuah pusat belanja dengan luas 65.000 m2 akan menyerap tenaga kerja dari para retailer/tenant dan juga karyawan pusat belanja beserta outsourcingnya sebanyak +/- 3.500 karyawan. Saat transisi tahap 1 ini, maka daya serap karyawan paling banyak juga sekitar 50%.