AP I Punya Utang Capai Rp35 Triliun, Sejumlah Langkah Disiapkan
Senin, 06 Desember 2021 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Siskaee, Wanita Pamer Payudara di Bandara YIA Ditetapkan Tersangka
Faik juga mencatat, pihaknya tengah berupaya keras untuk menangani situasi sulit dan berkomitmen untuk dapat survive untuk menunaikan kewajiban perusahaan kepada kreditur, mitra, dan vendor secara pasti dan bertahap.
"Dengan berbagai inisiatif strategis tersebut, kami optimis dapat bertahan menghadapi kondisi sulit ini dan mulai bangkit pada 2022 serta dapat mencatatkan kinerja keuangan positif," kata dia.
Adapun AP I memperkirakan total target hasil restrukturisasi untuk mencapai tambahan dana sebesar Rp3,8 triliun, efisiensi biaya sebesar Rp 704 miliar dan perolehan fundraising sebesar Rp 3,5 triliun.
"Dan perlu diingat, dengan adanya pembangunan bandara Angkasa Pura I, maka secara konsolidasi menambah aset perusahaan. Di 2021, akan mencapai Rp44 triliun dari semula Rp24 triliun di 2017, saat proyek-proyek pengembangan bandara mulai dilaksanakan. Tentunya dengan selesainya pelaksanaan pembangunan dan perluasan terminal bandara, maka seluruh bandara Angkasa Pura I menjadi lebih cantik, lebih nyaman, dan dapat secara fleksibel menerapkan protokol kesehatan dengan lebih baik lagi," ungkap Faik.
Faik juga mencatat, pihaknya tengah berupaya keras untuk menangani situasi sulit dan berkomitmen untuk dapat survive untuk menunaikan kewajiban perusahaan kepada kreditur, mitra, dan vendor secara pasti dan bertahap.
"Dengan berbagai inisiatif strategis tersebut, kami optimis dapat bertahan menghadapi kondisi sulit ini dan mulai bangkit pada 2022 serta dapat mencatatkan kinerja keuangan positif," kata dia.
Adapun AP I memperkirakan total target hasil restrukturisasi untuk mencapai tambahan dana sebesar Rp3,8 triliun, efisiensi biaya sebesar Rp 704 miliar dan perolehan fundraising sebesar Rp 3,5 triliun.
"Dan perlu diingat, dengan adanya pembangunan bandara Angkasa Pura I, maka secara konsolidasi menambah aset perusahaan. Di 2021, akan mencapai Rp44 triliun dari semula Rp24 triliun di 2017, saat proyek-proyek pengembangan bandara mulai dilaksanakan. Tentunya dengan selesainya pelaksanaan pembangunan dan perluasan terminal bandara, maka seluruh bandara Angkasa Pura I menjadi lebih cantik, lebih nyaman, dan dapat secara fleksibel menerapkan protokol kesehatan dengan lebih baik lagi," ungkap Faik.
(akr)
Lihat Juga :