Disukai Dunia, Ekspor Mi Instan Indonesia Tembus Rp3,8 Triliun
Kamis, 09 Desember 2021 - 13:00 WIB
loading...
Mi instan buatan Indonesia disukai dunia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 mendorong berbagai negara menerapkan kebijakan pembatasan kegiatan sosial yang ketat guna menekan mobilitas maupun aktivitas masyarakat di luar rumah. Kebijakan itu semakin mendorong masyarakat untuk menyimpan makanan sebagai bentuk antisipasi, salah satunya adalah mi instan yang sangat populer di dunia.
Baca juga: 10 Mi Instan Terbaik Versi Chef dan Penulis Kuliner, Mana Favoritmu?
Hasil pengamatan yang dilakukan IEB Institute (Indonesia Eximbank Institute) atau unit riset Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI ) menyebutkan bahwa berdasarkan World Instant Noodle Association, konsumsi mi instan global mencapai 116,56 miliar porsi. Nah Indonesia berada di peringkat kedua dengan mengkonsumsi 12,6 miliar porsi atau setara dengan 10,84% konsumsi dunia di tahun 2020.
Meningkatnya konsumsi mi instan ini juga dikonfirmasi oleh hasil survei yang dilakukan Trailer Park Group Variety (TPG)/Variety Intelligence Platform Covid Impact Study yang mencatat bahwa masyarakat usia produktif di Amerika Serikat lebih banyak menonton TV, film dan media digital lainnya sambil menikmati mi instan sehingga turut mendongkrak konsumsinya.
Kepala Divisi IEB Institute LPEI, Rini Satriani, mengatakan bahwa Indonesia tidak hanya mengonsumsi mi untuk di dalam negeri saja, tetapi mi instan Indonesia juga sudah diekspor dengan tren yang meningkat, termasuk ke pasar non-tradisional.
Baca juga: 10 Mi Instan Terbaik Versi Chef dan Penulis Kuliner, Mana Favoritmu?
Hasil pengamatan yang dilakukan IEB Institute (Indonesia Eximbank Institute) atau unit riset Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI ) menyebutkan bahwa berdasarkan World Instant Noodle Association, konsumsi mi instan global mencapai 116,56 miliar porsi. Nah Indonesia berada di peringkat kedua dengan mengkonsumsi 12,6 miliar porsi atau setara dengan 10,84% konsumsi dunia di tahun 2020.
Meningkatnya konsumsi mi instan ini juga dikonfirmasi oleh hasil survei yang dilakukan Trailer Park Group Variety (TPG)/Variety Intelligence Platform Covid Impact Study yang mencatat bahwa masyarakat usia produktif di Amerika Serikat lebih banyak menonton TV, film dan media digital lainnya sambil menikmati mi instan sehingga turut mendongkrak konsumsinya.
Kepala Divisi IEB Institute LPEI, Rini Satriani, mengatakan bahwa Indonesia tidak hanya mengonsumsi mi untuk di dalam negeri saja, tetapi mi instan Indonesia juga sudah diekspor dengan tren yang meningkat, termasuk ke pasar non-tradisional.
Lihat Juga :