Sarinah Tegaskan Kesiapan Promosikan Produk Lokal ke Pasar Global
Rabu, 08 Desember 2021 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, guna memperluas pemasaran produk UMKM nasional, Kementerian BUMN menjalin kerja sama dengan pengusaha dari beberapa negara. Salah satunya adalah pendiri Dufry, sebuah perusahaan duty free terkemuka dunia, Luis Andres N Holzer.
Dufry memiliki dan mengoperasikan 2.400 gerai bebas bea di berbagai belahan dunia dengan jumlah pelanggan dan pengunjung sebesar 2,5 miliar orang/tahun. Dufry adalah market leader global bisnis duty free dan juga pemilik jaringan retail shop Hudson Corporation di Amerika Serikat.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kerja sama dengan Dufry telah dirintis tahun 2020 lalu, di mana Sarinah akan menyediakan lahan untuk Dufry di Sarinah Thamrin dan membantu pengembangan bisnis duty free di pelabuhan udara internasional di Indonesia lainnya.
Sebagai informasi, acara diskusi tentang potensi pasar mancanegara digelar sebagai rangkaian dari Jakarta Content Week 2021 (Sarinah Jaktent) yang telah berlangsung secara daring pada 10-14 November 2021 dan dilanjutkan acara luring pada 1-12 Desember 2021 di Gedung Sarinah yang hingga kini masih dalam proses pemugaran.
Dufry memiliki dan mengoperasikan 2.400 gerai bebas bea di berbagai belahan dunia dengan jumlah pelanggan dan pengunjung sebesar 2,5 miliar orang/tahun. Dufry adalah market leader global bisnis duty free dan juga pemilik jaringan retail shop Hudson Corporation di Amerika Serikat.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kerja sama dengan Dufry telah dirintis tahun 2020 lalu, di mana Sarinah akan menyediakan lahan untuk Dufry di Sarinah Thamrin dan membantu pengembangan bisnis duty free di pelabuhan udara internasional di Indonesia lainnya.
Sebagai informasi, acara diskusi tentang potensi pasar mancanegara digelar sebagai rangkaian dari Jakarta Content Week 2021 (Sarinah Jaktent) yang telah berlangsung secara daring pada 10-14 November 2021 dan dilanjutkan acara luring pada 1-12 Desember 2021 di Gedung Sarinah yang hingga kini masih dalam proses pemugaran.
(ind)
Lihat Juga :