Pemerintah Pastikan Tak Ada Monopoli di Ekosistem Kendaraan Listrik
Minggu, 12 Desember 2021 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Adapun skema ekosistem kendaraan listrik di sisi hulu ada PT Antam (Persero) Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang nantinya menyediakan nikel untuk baterai kendaraan listrik. Sementara untuk proses produksi motor listrik ada anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, GESITS.
Baca Juga: Dijatuhi Embargo, PM Kamboja Perintahkan Senjata AS Dihancurkan
Untuk produksi ESS Baterai terdapat NIPRESS, di battery swap motor ada Ezyfast dan PT Pertamina (Persero), dan di bagian charging station mobil ada Starvo dan PT PLN (Persero).
Sementara, untuk baterai listrik, perusahaan global seperti LG Energy Solution asal Korea Selatan (Korsel) dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) asal China, akan mengelola nikel menjadi baterai seperti HPAL, prekursor, katoda, battery cell & pak. Sedangkan untuk produsen mobil listrik, tercatat saat ini baru Hyundai yang telah siap dengan lini produksi di dalam negeri.
Baca Juga: Dijatuhi Embargo, PM Kamboja Perintahkan Senjata AS Dihancurkan
Untuk produksi ESS Baterai terdapat NIPRESS, di battery swap motor ada Ezyfast dan PT Pertamina (Persero), dan di bagian charging station mobil ada Starvo dan PT PLN (Persero).
Sementara, untuk baterai listrik, perusahaan global seperti LG Energy Solution asal Korea Selatan (Korsel) dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) asal China, akan mengelola nikel menjadi baterai seperti HPAL, prekursor, katoda, battery cell & pak. Sedangkan untuk produsen mobil listrik, tercatat saat ini baru Hyundai yang telah siap dengan lini produksi di dalam negeri.
(fai)
Lihat Juga :