Rupiah Berada di Zona Nyaman di Bawah Rp14.000 per USD
Senin, 08 Juni 2020 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Melansir dari Reuters, data pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang bertambah 2,5 juta pekerja, memperkuat ekspektasi pemulihan ekonomi, sehingga investor mulai melirik aset berisiko.
"Mata uang komoditas dan mata uang pasar berkembang menemukan pemulihan dengan naik terhadap dolar As ditengah harapan pemulihan ekonomi," kata Junichi Ishikawa, ahli strategi valuta asing senior di IG Securities di Tokyo.
Adapun indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, berada di level 96,888 lebih rendah dari level di atas 97,8 pada pekan lalu.
"Mata uang komoditas dan mata uang pasar berkembang menemukan pemulihan dengan naik terhadap dolar As ditengah harapan pemulihan ekonomi," kata Junichi Ishikawa, ahli strategi valuta asing senior di IG Securities di Tokyo.
Adapun indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, berada di level 96,888 lebih rendah dari level di atas 97,8 pada pekan lalu.
(bon)
Lihat Juga :