Dapat Pendanaan Rp142 Miliar, Platform Edutech Ini Bakal Pasang Target Optimistis

Selasa, 14 Desember 2021 - 18:18 WIB
loading...
Dapat Pendanaan Rp142...
Platform edutech Cakap akan kembangkan programnya setelah dapat pendanaan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Platform Edutech asal Indonesia, Cakap, baru saja meraih pendanaan sebesar USD10 juta atau setara Rp142 miliar (kurs Rp14.200) dalam putaran seri B. Suntikan dana ini akan digunakan untuk menambah jumlah program pembelajaran kelas Cakap hingga memperluas akses pendidikan berbasis digital di Indonesia.

Baca juga: Ekosistem Digital dan Ekologi Digital

Co-Founder & CEO Cakap Tomy Yunus mencatat, putaran seri B tersebut dipimpin oleh Centauri Fund MDI Ventures dan Heritas Capital, dengan partisipasi dari KB Investment dan investor lainnya. Pendanaan baru ini merupakan tanda pencapaian besar Cakap di 2021, bersamaan dengan pertumbuhan bisnis melalui profitabilitas yang signifikan.

Selama ini, Cakap telah berkontribusi sebagai solusi pembelajaran jarak jauh untuk meminimalkan dampak negatif dari pandemi di Indonesia. Sinergi para investor yang terlibat akan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan, yang mana mereka berasal dari perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom, untuk mempercepat ekspansi pasar secara nasional.

Selain itu, KB Investment, bagian dari KB Financial Group sebagai penyedia jasa keuangan terkemuka dari Korea, dengan pengalaman investasi selama 20 tahun juga akan mendukung strategi pertumbuhan bisnis Cakap.

Cakap telah meraih keuntungan selama dua tahun terakhir dan berhasil mendapatkan kredibilitas yang kuat pada pertumbuhan bisnis dengan mengakuisisi 1,5 Juta siswa, pertumbuhan 500% YoY pada pengguna aktif dan lebih dari 1 Juta unduhan aplikasi.

Dengan rating sebesar 4,9 dari 5 di Google Play Store, Cakap adalah aplikasi belajar bahasa asing dengan rating tertinggi di Indonesia.

“Kami bangga dan bersemangat untuk menjadi bagian dari transformasi pendidikan di Indonesia. Kami mengkombinasikan konten pembelajaran berkualitas tinggi, teknologi canggih, dan guru profesional di ekosistem kami untuk memberikan pengalaman belajar terbaik kepada siswa kami," kata dia.

Cakap sendiri dikenal sebagai kelas pembelajaran bahasa online untuk segmen dewasa dan anak-anak di Indonesia. Melalui platform teknologinya, Cakap telah memberikan pelayanan dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada layanan kelas di lembaga biasa.

Cakap memberikan penggunanya berbagai pilihan guru profesional baik lokal maupun internasional. Tidak hanya itu, Cakap juga memberikan penawaran kelas vokasi dan kursus sertifikasi melalui self-paced learning yang menggabungkan sequential multimedia learning, assessments, dan LIVE Class ad discussions, memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk menyelesaikan sertifikasi bagi keterampilan khusus.

Pertumbuhan bisnis ini juga akan menjadi momentum yang luar biasa bagi Cakap yang telah memberdayakan lebih dari 1.000 guru dari berbagai negara.

Baca juga: Miss Indonesia 2020 Carla Yules Banjir Dukungan Jelang Malam Final Miss World 2021

Pendanaan baru ini dapat mendorong Cakap untuk meningkatkan teknologi pembelajaran dengan mengeksplorasi implementasi pada Machine Learning dan Artificial Intelligence yang memberikan pembelajaran lebih personal untuk setiap siswa melalui pembelajaran adaptif.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
BSI dan Baznas Hadirkan...
BSI dan Baznas Hadirkan Layanan DAM Haji dan Kurban Digital
Berhasil Lintasi Selat...
Berhasil Lintasi Selat Hormuz, 1 Juta Barel Minyak Tiba di Korsel
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Rekomendasi
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved