12 Produk Mamin RI Mejeng di EIEC Mesir, Ada Kopi hingga Bumbu Masak
Selasa, 14 Desember 2021 - 23:59 WIB
loading...
Produk makanan dan minuman Indonesia seperti kopi hadir di ajang Food Africa 20221. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Atase Perdagangan dan Kedutaan Besar RI Kairo berpartisipasi di pameran Food Africa 2021 pada 12–14 Desember 2021 di Egypt International Exhibition Center (EIEC), Kairo, Mesir.
Food Africa merupakan ajang untuk menampilkan berbagai produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia ke wilayah Afrika. Pada pameran Food Africa 2021, Paviliun Indonesia menampilkan 12 produk mamin Indonesia diantaranya kopi, biskuit dan wafer, kacang salut, keripik, kakao, margarin, rempah-rempah, kelapa parut kering (dessicated coconut), bumbu masak, dan bawang goreng.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi mengatakan, keikutsertaan Indonesia pada Food Africa 2021 ini merupakan dukungan Kemendag pada program ‘Indonesia Spice up the World’ yang digagas Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi.
Baca juga: Kemendag Terapkan Izin Ekspor Impor Melalui Sistem INSW
"Tujuannya memperluas pemasaran produk bumbu/pangan olahan dan rempah Indonesia serta mengembangkan restoran Indonesia di luar negeri atau sebagai bagian dari gastrodiplomasi restoran,” kata Didi dalam keterangannya, Selasa (14/12/2021).
Dia menuturkan, Kemendag juga bekerja sama dengan Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) untuk menyeleksi pelaku usaha rempah yang akan ikut berpartisipasi pada Food Africa ini.
“Melalui pameran ini, para pelaku usaha diharapkan dapat membuka pasar baru, membangun koneksi bisnis baru, bertemu langsung dengan calon buyer potensial dan distributor baru, serta mempromosikan produk baru kepada calon buyer,” jelas dia.
Food Africa merupakan ajang untuk menampilkan berbagai produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia ke wilayah Afrika. Pada pameran Food Africa 2021, Paviliun Indonesia menampilkan 12 produk mamin Indonesia diantaranya kopi, biskuit dan wafer, kacang salut, keripik, kakao, margarin, rempah-rempah, kelapa parut kering (dessicated coconut), bumbu masak, dan bawang goreng.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi mengatakan, keikutsertaan Indonesia pada Food Africa 2021 ini merupakan dukungan Kemendag pada program ‘Indonesia Spice up the World’ yang digagas Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi.
Baca juga: Kemendag Terapkan Izin Ekspor Impor Melalui Sistem INSW
"Tujuannya memperluas pemasaran produk bumbu/pangan olahan dan rempah Indonesia serta mengembangkan restoran Indonesia di luar negeri atau sebagai bagian dari gastrodiplomasi restoran,” kata Didi dalam keterangannya, Selasa (14/12/2021).
Dia menuturkan, Kemendag juga bekerja sama dengan Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) untuk menyeleksi pelaku usaha rempah yang akan ikut berpartisipasi pada Food Africa ini.
“Melalui pameran ini, para pelaku usaha diharapkan dapat membuka pasar baru, membangun koneksi bisnis baru, bertemu langsung dengan calon buyer potensial dan distributor baru, serta mempromosikan produk baru kepada calon buyer,” jelas dia.
Lihat Juga :