Bisnis Pengiriman dan Logistik Tetap Menjanjikan, Ini Strategi KJN
Kamis, 16 Desember 2021 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Transaksi Digital Perbankan Diproyeksi Capai Rp48.600 Triliun di 2022
Sementara itu pada kuartal III/2021 perusahaan mencatatkan kerugian usaha sebesar Rp2,44 miliar atau naik 111,53% dari rugi usaha kuartal II yang sebesar Rp1,16 miliar. Namun, sambung dia, kerugian usaha tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan kerugian pada kuartal III/2020 yang sebesar Rp2,71 miliar.
“Berdasarkan perkembangan situasi saat ini, perusahaan berkeyakinan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 47,21% pada kuartal IV tahun 2021,” tandas Sunarto.
Menurut dia, walaupun dari sisi kinerja keuangan kurang memuaskan, perseroan tetap optimistis bahwa bisnis pengiriman dan logistik tetap menjanjikan di masa yang akan datang.
"Kami berharap dengan semangat dan dukungan karyawan serta kepercayaan pemegang saham, kinerja perseroan dapat jauh lebih baik di masa yang akan datang," pungkasnya.
Sementara itu pada kuartal III/2021 perusahaan mencatatkan kerugian usaha sebesar Rp2,44 miliar atau naik 111,53% dari rugi usaha kuartal II yang sebesar Rp1,16 miliar. Namun, sambung dia, kerugian usaha tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan kerugian pada kuartal III/2020 yang sebesar Rp2,71 miliar.
“Berdasarkan perkembangan situasi saat ini, perusahaan berkeyakinan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 47,21% pada kuartal IV tahun 2021,” tandas Sunarto.
Menurut dia, walaupun dari sisi kinerja keuangan kurang memuaskan, perseroan tetap optimistis bahwa bisnis pengiriman dan logistik tetap menjanjikan di masa yang akan datang.
"Kami berharap dengan semangat dan dukungan karyawan serta kepercayaan pemegang saham, kinerja perseroan dapat jauh lebih baik di masa yang akan datang," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :