Bisnis Pengiriman dan Logistik Tetap Menjanjikan, Ini Strategi KJN

Kamis, 16 Desember 2021 - 23:01 WIB
loading...
Bisnis Pengiriman dan...
PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJN) meggelar Public Expose Tahun 2021, di Jakarta, Kamis (16/12/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Emiten PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJN) optimistis bisnis pengiriman dan logistik tetap menjanjikan di masa yang akan datang. Hal ini juga didukung dengan gencarnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah.

Direktur Utama KJN Sunarto melihat adanya keseriusan pemerintah yang terus mengedepankan infrastruktur pembangunan seperti jalan tol, pelabuhan dan interkoneksi bandara. Hal serupa juga diungkap dari berbagai analisa yang dilakukan oleh lembaga riset terkait dengan prospek bisnis jasa pengiriman dan logistik.

Untuk mengahadapi tantangan dan persaingan serta untuk meningkatkan penjualan yang disertai dengan profit positif, perseroan yang didirikan pada 1998 itu menjalankan sejumlah strategi.

Baca juga: Pengusaha Logistik Tak Terima Tarif Pas Pelabuhan Priok Dinaikkan Sepihak

Antara lain diversikasi produk pengiriman di sektor paket dan logistik (same day dan kargo service) dan pengembangan jasa trucking baik dasi segi first mile maupun middle mile. Selain itu juga pengembangan jasa warehousing, pengembangan jaringan distribusi based-on target segmented, serta penetrasi segmen retail based-on social media dan e-commerce.

Sunarto menjelaskan, pada tahun 2021 ini pendapatan KJN masih didominasi segmen B2B dari berbagai bidang usaha seperti perbankan, asuransi, telekomunikasi, F&B, healthcare, fashion dan sparepart.

"Memasuki kuartal III tahun 2021, kinerja perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 58,42% atau sebesar Rp2,66 miliar, dari kuartal II sebesar Rp4,55 miliar menjadi Rp7,21 miliar pada kuartal III," bebernya pada acara Public Expose Tahun 2021, di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Transaksi Digital Perbankan Diproyeksi Capai Rp48.600 Triliun di 2022

Sementara itu pada kuartal III/2021 perusahaan mencatatkan kerugian usaha sebesar Rp2,44 miliar atau naik 111,53% dari rugi usaha kuartal II yang sebesar Rp1,16 miliar. Namun, sambung dia, kerugian usaha tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan kerugian pada kuartal III/2020 yang sebesar Rp2,71 miliar.

“Berdasarkan perkembangan situasi saat ini, perusahaan berkeyakinan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 47,21% pada kuartal IV tahun 2021,” tandas Sunarto.

Menurut dia, walaupun dari sisi kinerja keuangan kurang memuaskan, perseroan tetap optimistis bahwa bisnis pengiriman dan logistik tetap menjanjikan di masa yang akan datang.

"Kami berharap dengan semangat dan dukungan karyawan serta kepercayaan pemegang saham, kinerja perseroan dapat jauh lebih baik di masa yang akan datang," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
Elektrifikasi Alat Bongkar...
Elektrifikasi Alat Bongkar Muat Dorong Kelancaran Logistik di Tanjung Priok
Era Baru Logistik Udara...
Era Baru Logistik Udara Dimulai Seiring Rampungnya Sertifikasi HY-100
Rekomendasi
Aldi Taher Ungkap Kondisi...
Aldi Taher Ungkap Kondisi Terkini Ibunda, Pulih Usai Berjuang Melawan Stroke 5 Kali
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Jepang Tahan Swedia...
Jepang Tahan Swedia 1-1, Samurai Biru Lolos ke 32 Besar dan Siap Tantang Brasil
Berita Terkini
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved