Posko Nataru Bandara Sultan Hasanuddin Awasi Pergerakan Penumpang dan Kargo
Jum'at, 17 Desember 2021 - 18:13 WIB
loading...
Apel pelaksanaan Posko Nataru di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (17/12). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Posko ini hadir selama 18 hari, mulai 17 Desember 2021 hingga 6 Januari 2022.
Posko Nataru ini ditempatkan di area keberangkatan dengan tujuan untuk mengawasi pergerakan arus pesawat, penumpang dan kargo selama periode Nataru 2021/2022.
Baca juga:Bandara Sultan Hasanuddin Kembali Beroperasi 24 Jam
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin , Wahyudi membuka langsung pelaksanaan Posko Nataru ini dengan menggelar apel. Kegiatan ini dihadiri Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Komandan Lanud Hasanuddin, Kapolres Maros, Kepala Komandan Distrik Militer 1422 Maros, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar (KKP), Kapolsek Bandara, AirNav, dan maskapai.
Wahyudi mengaku, untuk meningkatkan keamanan di Bandara, pelaksanaan posko ini turut melibatkan pihak eksternal seperti TNI dan kepolisian.
“Melihat peningkatan jumlah penumpang di Bandara kami yang cukup signifikan, manajemen memutuskan untuk menambahkan personel posko di tahun ini. Kami berupaya untuk menjaga keselamatan dan keamanan penumpang, serta menerapkan protokol kesehatan di seluruh area Bandara," ujar Wahyudi.
Baca juga:Calon Penumpang Keluhkan Ruang Tunggu Bandara Sultan Hasanuddin yang Panas
Untuk memberikan pelayanan Nataru, beberapa maskapai seperti Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia telah mengajukan rencana penerbangan tambahan dengan rute Makassar-Jakarta-Makassar dan Makassar-Gorontalo-Makassar.
Untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang, terjadinya pembatalan dan tertundanya penerbangan serta gangguan keamanan, pihak bandara dengan instansi terkait telah melakukan beberapa antisipasi. Salah satunya, berkoordinasi dengan maskapai, memanfaatkan ruang tunggu keberangkatan internasional dan kedatangan internasional, peningkatan frekuensi patroli keamanan dan random check di area Bandara dan antisipasi lainnya.
"Para pengguna jasa juga diimbau untuk selalu tetap menerapkan protokol kesehatan selama di bandara," jelasnya.
Baca juga:Kembangkan Bisnis Kargo, Angkasa Pura Logistik Buka Rute Makassar-Singapura
Selain itu, kegiatan operasional Bandara juga didukung penuh oleh KKP dengan mempersiapkan sejumlah alat medis serta obat-obatan yang sewaktu-waktu dapat digunakan apabila dibutuhkan. Selama periode Nataru 2021/2022, pihak KKP juga akan melakukan pemeriksaan Covid-19 (RT-Antigen) secara acak di Bandara.
Sebagai informasi tambahan, pergerakan jumlah penumpang bertambah sejak September 2021. Tercatat rata-rata penumpang pada September 2021 sebanyak 15.797 perhari. Kini rata-rata penumpang hampir menyentuh angka 25.000 penumpang perhari.
Posko Nataru ini ditempatkan di area keberangkatan dengan tujuan untuk mengawasi pergerakan arus pesawat, penumpang dan kargo selama periode Nataru 2021/2022.
Baca juga:Bandara Sultan Hasanuddin Kembali Beroperasi 24 Jam
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin , Wahyudi membuka langsung pelaksanaan Posko Nataru ini dengan menggelar apel. Kegiatan ini dihadiri Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Komandan Lanud Hasanuddin, Kapolres Maros, Kepala Komandan Distrik Militer 1422 Maros, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar (KKP), Kapolsek Bandara, AirNav, dan maskapai.
Wahyudi mengaku, untuk meningkatkan keamanan di Bandara, pelaksanaan posko ini turut melibatkan pihak eksternal seperti TNI dan kepolisian.
“Melihat peningkatan jumlah penumpang di Bandara kami yang cukup signifikan, manajemen memutuskan untuk menambahkan personel posko di tahun ini. Kami berupaya untuk menjaga keselamatan dan keamanan penumpang, serta menerapkan protokol kesehatan di seluruh area Bandara," ujar Wahyudi.
Baca juga:Calon Penumpang Keluhkan Ruang Tunggu Bandara Sultan Hasanuddin yang Panas
Untuk memberikan pelayanan Nataru, beberapa maskapai seperti Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia telah mengajukan rencana penerbangan tambahan dengan rute Makassar-Jakarta-Makassar dan Makassar-Gorontalo-Makassar.
Untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang, terjadinya pembatalan dan tertundanya penerbangan serta gangguan keamanan, pihak bandara dengan instansi terkait telah melakukan beberapa antisipasi. Salah satunya, berkoordinasi dengan maskapai, memanfaatkan ruang tunggu keberangkatan internasional dan kedatangan internasional, peningkatan frekuensi patroli keamanan dan random check di area Bandara dan antisipasi lainnya.
"Para pengguna jasa juga diimbau untuk selalu tetap menerapkan protokol kesehatan selama di bandara," jelasnya.
Baca juga:Kembangkan Bisnis Kargo, Angkasa Pura Logistik Buka Rute Makassar-Singapura
Selain itu, kegiatan operasional Bandara juga didukung penuh oleh KKP dengan mempersiapkan sejumlah alat medis serta obat-obatan yang sewaktu-waktu dapat digunakan apabila dibutuhkan. Selama periode Nataru 2021/2022, pihak KKP juga akan melakukan pemeriksaan Covid-19 (RT-Antigen) secara acak di Bandara.
Sebagai informasi tambahan, pergerakan jumlah penumpang bertambah sejak September 2021. Tercatat rata-rata penumpang pada September 2021 sebanyak 15.797 perhari. Kini rata-rata penumpang hampir menyentuh angka 25.000 penumpang perhari.
(luq)
Lihat Juga :