Beri Kontribusi buat Sang Induk, Anak dan Cucu BUMN Diganjar Penghargaan
Sabtu, 18 Desember 2021 - 18:58 WIB
loading...
Anak dan cucu perusahaan BUMN berperan terhadap kinerja induknya. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Anak perusahaan BUMN dan cucunya terus melakukan adaptasi dengan berbagai efisiensi dan efektivitas. Langkah itu perlu dilakukan karena akan berdampak positif terhadap kinerja induk perusahaan.
Baca juga: Sukses Transformasi Digital, Pos Indonesia Raih 3 Penghargaan BBMA 2021
Anak perusahaan BUMN yang berkontribusi dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap performa dan reputasi induknya. Itulah landasan awal pentingnya memberikan apresiasi “Indonesia State-Owned Companies–Leading Brand Awards 2021" kepada anak perusahaan. Penghargaan itu diberikan berdasarkan popularitas dan reputasi anak-anak perusahaan BUMN.
Dalam memberikan penghargaan itu The Iconomics, melakukan survei online kuantitatif di delapan kota besar kepada lebih dari 12.000 responden. Kota-kota tersebut adalah Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Pontianak, dan Manado.
Selain itu, ada pula proses Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan beberapa kalangan untuk memilih 120 anak perusahaan BUMN yang diikutsertakan dalam survei, yaitu anak-anak perusahaan yang memiliki eksposur terbesar. Pembatasan ini dilakukan untuk mengakomodasi teknis riset yang memiliki batasan entitas untuk dikaji.
Baca juga: Sukses Transformasi Digital, Pos Indonesia Raih 3 Penghargaan BBMA 2021
Anak perusahaan BUMN yang berkontribusi dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap performa dan reputasi induknya. Itulah landasan awal pentingnya memberikan apresiasi “Indonesia State-Owned Companies–Leading Brand Awards 2021" kepada anak perusahaan. Penghargaan itu diberikan berdasarkan popularitas dan reputasi anak-anak perusahaan BUMN.
Dalam memberikan penghargaan itu The Iconomics, melakukan survei online kuantitatif di delapan kota besar kepada lebih dari 12.000 responden. Kota-kota tersebut adalah Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Pontianak, dan Manado.
Selain itu, ada pula proses Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan beberapa kalangan untuk memilih 120 anak perusahaan BUMN yang diikutsertakan dalam survei, yaitu anak-anak perusahaan yang memiliki eksposur terbesar. Pembatasan ini dilakukan untuk mengakomodasi teknis riset yang memiliki batasan entitas untuk dikaji.
Lihat Juga :