Hadirkan Pelayanan Lebih Eksklusif, Bank Sulselbar Resmikan Kantor Kas Priority
Senin, 20 Desember 2021 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Bank Sulselbar , Edwin Syamsuddin menguraikan meski jumlah nasabah prioritas jauh lebih rendah daripada nasabah non prioritas, tapi saldo yang mereka tempatkan di Bank Sulselbar jauh lebih besar. Dari 1.000 nasabah prioritas tersebut, berkontribusi sekitar 30 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Sulselbar.
"Makanya ini harus dikelola dengan baik oleh bank. Kita harus memberikan pelayanan yang selayaknya nasabah itu dapatkan," ungkap Edwin.
Baca juga:Gojek dan Bank Sulselbar Sinergi Bantu Digitalisasi UMKM
Dari total nasabah tersebut, Makassar masih mendominasi. Meski demikian, ada sejumlah kabupaten dan kota yang memiliki potensi yang menjanjikan. Salah satunya Kota Palopo. "Tidak menutup kemungkinan kalau memang jumlah prioritas di kabupaten kota itu sudah cukup banyak, itu kita akan membuka outlet atau fasilitas khusus, misalnya di Cabang Palopo," jelasnya
Dengan hadirnya Kantor Kas Priority tersebut, dia mengaku pihaknya menargetkan pertumbuhan minimal 30 persen penambahan nasabah prioritas baru pada tahun 2022 mendatang. "Kami menargetkan tumbuhnya minimal 30 persen di tahun pertama," pungkas Edwin.
"Makanya ini harus dikelola dengan baik oleh bank. Kita harus memberikan pelayanan yang selayaknya nasabah itu dapatkan," ungkap Edwin.
Baca juga:Gojek dan Bank Sulselbar Sinergi Bantu Digitalisasi UMKM
Dari total nasabah tersebut, Makassar masih mendominasi. Meski demikian, ada sejumlah kabupaten dan kota yang memiliki potensi yang menjanjikan. Salah satunya Kota Palopo. "Tidak menutup kemungkinan kalau memang jumlah prioritas di kabupaten kota itu sudah cukup banyak, itu kita akan membuka outlet atau fasilitas khusus, misalnya di Cabang Palopo," jelasnya
Dengan hadirnya Kantor Kas Priority tersebut, dia mengaku pihaknya menargetkan pertumbuhan minimal 30 persen penambahan nasabah prioritas baru pada tahun 2022 mendatang. "Kami menargetkan tumbuhnya minimal 30 persen di tahun pertama," pungkas Edwin.
(luq)
Lihat Juga :